Isu Terkini

Kapolri Bubarkan Satgassus Merah Putih

Yopi Makdori — Asumsi.co

featured image
ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom/pri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya resmi
membubarkan Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Merah Putih di dalam institusi
Polri.

“Kapolri sudah menghentikan kegiatan dari Satgassus
Polri, sudah tidak ada lagi Satgassus Polri,” kata Kadiv Humas Polri Irjen
Dedi Prasetyo di Mako Brimob, Depok, Kamis (11/8/2022) malam, melansir Antara.

Tak diperlukan: Dedi menegaskan pembubaran jabatan
nonstruktural itu karena dianggap tidak diperlukan lagi. Satgassus Merah Putih
terakhir dipimpin oleh Irjen Polisi Ferdy Sambo, sebelum ditetapkan sebagai
tersangka dalam kasus tewasnya Brigadir J.

Awal mula: Satgassus Merah Putih pertama kali dibentuk pada
2019 oleh Kapolri saat itu Jenderal Tito Karnavian. Pembentukannya melalui
surat perintah (sprin) nomor Sprin/681/III/HUK.6.6/2019 tertanggal 6 Maret
2019.

Tugas: Satuan tugas itu memiliki beberapa fungsi di
antaranya melakukan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana yang menjadi
atensi pimpinan di wilayah Indonesia dan luar negeri. Selain itu, Satgassus
juga bertugas menangani upaya hukum pada perkara psikotropika, narkotika,
tindak pidana korupsi, pencucian uang dan ITE.

Irjen Polisi Ferdy Sambo tercatat pertama kali menjabat
sebagai Kasatgassus Merah Putih pada 20 Mei 2020, lewat
Sprin/1246/V/HUK.6.6/2020. Saat itu Sambo masih mengisi posisi sebagai Direktur
Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

Posisi Sambo sebagai Kasatgassus Merah Putih kemudian
kembali diperpanjang hingga akhir 2022. Keputusan itu tertuang melalui
Sprin/1583/VII/HUK.6.6./2022. Surat tersebut berlaku mulai 1 Juli 2022 hingga
31 Desember 2022.

Rentan disalahgunakan: Ketua Umum PP Muhammadiyah periode
2005-2015 Din Syamsuddin sempat mendorong pembubaran Satuan Tugas Khusus
(Satgassus) Merah Putih. Din mensinyalir keberadaan Satgassus di tubuh
Polri  menjadi super body dan rentan
terhadap mafia. Eksistensinya dianggap berbahaya karena dapat menghalangi
penegakan keadilan dan membuka jalan bagi kezaliman.

Menurut cendekiawan Muslim bernama lengkap Muhammad
Sirajuddin Syamsuddin itu, ada dugaan Satgassus ini berhubungan dengan kasus
pelanggaran hukum seperti kasus pembunuhan anggota Laskar FPI dan praktik judi
online.

Baca Juga

Share: Kapolri Bubarkan Satgassus Merah Putih