Kenali Lebih dalam Pasangan Capres-Cawapres Sebelum Debat: Prabowo-Sandiaga [Part 2]

Pada bagian sebelumnya, udah dikasih tau kan apa aja gagasan yang dibawa sama pasangan capres-cawapres nomor urut 01 dalam visi misinya. Untuk artikel bagian kedua ini, Asumsi.co bakal ngasih tau kalian apa gagasan yang dibawa sama Prabowo-Sandi selaku pasangan capres-cawapres nomor urut 02. Kayak apa ya kira-kira?

Baca Juga: Kenali Lebih dalam Pasangan Capres-Cawapres Sebelum Debat: Jokowi-Ma'ruf Amin [Part 1]

Kental Dengan Nuansa Nasionalisme, Ingin Perkuat Kondisi Ekonomi Domestik

Prabowo Subianto, yang kini maju untuk ketiga kalinya sebagai calon presiden, bersanding dengan Sandiaga Uno. Ketika bersanding dengan Megawati Soekarnoputri dan Hatta Rajasa pada dua Pemilu sebelumnya, ia belum berhasil terpilih sebagai presiden Indonesia. Dalam percobaan peruntungannya yang ketiga ini, ia bersama Sandi memiliki visi yakni terwujudnya bangsa dan negara Republik Indonesia yang adil, makmur, bermartabat, relijius, berdaulat di bidang politik, berdiri di atas kaki sendiri di bidang ekonomi, dan berkeperibadian nasional yang kuat di bidang budaya serta menjamin kehidupan yang rukun antar warga negara tanpa memandang suku, agama, latar belakang sosial, dan rasnya berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Berdasarkan visi di atas, terasa ada nuansa nasionalisme yang kuat. Sikap nasionalisme ini pun tidak hanya pada aspek politik, tetapi juga pada isu ekonomi dan budaya.  Secara spesifik, potongan kalimat “…berdaulat di bidang politik, berdiri di atas kaki sendiri di bidang ekonomi, dan berkeperibadian nasional yang kuat di bidang budaya…” membuat visi yang dibawa oleh Prabowo-Sandi terasa begitu nasionalistik.

Nuansa nasionalisme tersebut pun dipertajam dalam lima poin yang dibawa oleh Prabowo-Sandi. Kelima poin tersebut adalah pertama, membangun perekonomian nasional yang adil, makmur, berkualitas, dan berwawasan lingkungan dengan mengutamakan kepentingan rakyat Indonesia melalui jalan politik-ekonomi sesuai Pasal 33 dan 34 UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Kedua, membangun mayarakat Indonesia yang cerdas, sehat, berkualitas, produktif dan berdaya saing dalam kehidupan yang aman, rukun, damai, dan bermartabat serta terlindungi oleh jaminan sosial yang berkeadilan tanpa diskriminasi. Ketiga, membangun keadilan di bidang hukum yang tidak tebang pilih dan transparan, serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia melalui jalan demokrasi yang berkualitas sesuai dengan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Kelima, membangun sistem pertahanan dan keamanan nasional secara mandiri yang mampu menjaga keutuhan dan integritas wilayah Indonesia.

Visi misi Prabowo Sandi untuk Pemilu Serentak 2019. Foto: Hanan/Asumsi.co.

Beberapa hal yang bisa dipahami berdasarkan lima poin di atas adalah dalam konteks ekonomi, ada keinginan untuk memprioritaskan warga Indonesia dibanding pelaku ekonomi dari negara lain. Kemudian, nampak juga ada usaha untuk menciptakan kohesifitas dalam interaksi antar masyarakat. Terakhir, hal yang dapat digarisbawahi dari kelima poin di atas adalah Prabowo-Sandi nampak berusaha untuk memperkuat garis-garis perbatasan dan pertahanan Indonesia.

Nampak Serupa Tapi Tak Sama dengan Jokowi-Ma’ruf

Dari beberapa poin di atas, terdapat satu perbedaan yang paling mencolok dengan pasangan Jokowi-Ma’ruf. Perbedaan tersebut terletak pada prioritas pembangunan infrastruktur yang tidak terlihat dalam gagasan Prabowo-Sandi. Pasangan capres-cawapres nomor urut 02 ini nampak lebih menekankan pada aspek kohesifitas masyarakat dan sumber daya manusianya.

Terlepas dari perbedaan-perbedaan di atas, memang masih banyak poin-poin yang serupa antara pasangan capres-cawapres nomor urut 01 dan 02, khususnya dalam meningkatkan kualitas SDM dan memperbaiki kondisi perekonomian Indonesia. Karena itu, jangan lupa tonton setiap debatnya, biar makin jelas gagasan apa aja yang dibawa oleh masing-masing pasangan.

Related Article