Isu Terkini

Terlilit Utang, Ibu Hamil Asal Depok Ingin Jual Ginjalnya

Tesa– Asumsi.co

featured image
Pixabay

Seorang ibu hamil di Depok berinisial MM (23), mengalami kebangkrutan atas usahanya berbisnis minyak goreng. Ia terlilit hutang dengan bunga tinggi. MM pun kini berupaya untuk menjual satu ginjalnya demi melunasi hutang.

​Bisnis Minyak Goreng: Mulanya MM tertarik untuk memulai bisnis minyak goreng yang sempat viral. Namun nasib berkata lain, MM malah tertimpa kerugian besar.

Minyak goreng yang dibeli berasal dari agen seharga Rp255 ribu per satu karton. Nantinya, MM akan menjualnya kembali ke warung-warung.

Siapa sangka, stok minyak goreng yang dimiliki menumpuk karena dalam tiga bulan terakhir harga minyak goreng melambung tinggi.

Pinjam Uang: MM kemudian meminjam uang sana-sini, termasuk kepada rentenir. Akibatnya utang MM semakin menumpuk, bahkan mencapai Rp1 miliar.

Merasa tak ada lagi jalan keluar, MM berencana menjual satu ginjalnya demi menutupi utang. Bahkan, MM sempat meminta izin keluarga dan suami untuk rencananya itu. Ia mengklaim kalau mereka setuju.

Dilarang UU: Melalui kejadian ini, seluruh masyarakat perlu untuk mengetahui larangan jual beli organ telah tertuang dalam Undang-Undang. Larangan itu diatur dalam Pasal 64 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan bahwa organ dan atau jaringan tubuh dilarang diperjualbelikan dengan dalih apapun.

Selain itu, yang bersangkutan akan dikenakan ancaman pidana terhadap jual beli organ tubuh paling lama 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp1 miliar.

Baca Juga

Share: Terlilit Utang, Ibu Hamil Asal Depok Ingin Jual Ginjalnya