Bisnis

Wamendag: Bursa Kripto Diperlukan Supaya Mudah Pungut Pajaknya

Rizal– Asumsi.co

featured image
Ilustrasi/Unsplash

Semakin banyaknya investor aset kripto membuat bursa perdagangan diperlukan untuk segera dibentuk. Salah satunya adalah demi memudahkan pemungutan pajak bagi investor.

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengatakan bursa Kripto perlu segera dibentuk, dan pemerintah perlu menciptakan sistem pasar dan pengawasan yang baik terhadap pasar kripto tersebut.

“Salah satunya adalah kaitannya dengan urusan pajak. Kalau sudah tercatat kan mudah penghitungan dan pemungutan pajaknya. Ini juga akan memberikan pendapatan yang cukup besar bagi negara sehingga akan menunjang pembangunan di sektor lain," ujar Jerry Sambuaga, dikutip dari Antara.

Demi keamanan dan kepastian: Menurut Wamendag Jerry Sambuaga, pemerintah perlu hadir untuk memfasilitasi kebutuhan para investor aset kripto. Salah satunya dengan menyusun regulasi dan menciptakan bursa demi memberikan kepastian usaha dan kepastian hukum bagi perlindungan investor.

"Kata kuncinya adalah kepastian dan keamanan. Itu semua tugas pemerintah. Artinya sektor usaha apapun harus difasilitasi oleh pemerintah agar setiap pelakunya mendapatkan keadilan dan perlindungan dalam bertransaksi," ujar Jerry dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Didata Bappebti: Jerry menambahkan, saat ini Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) sedang mendata jumlah pedagang kripto yang telah melakukan aktivitas usahanya. Saat ini sebanyak 11 calon pedagang resmi yang tercatat di Bappebti.

Menurut Wamendag, Bappebti juga menerima beberapa pendaftar baru yang ingin tercatat sebagai pedagang kripto. Nantinya kehadiran bursa ke depan, lanjut diharapkan bisa menciptakan sistem perdagangan yang bisa menaungi dan mengatur pedagang-pedagang Kripto.

Hal ini demi menciptakan perdagangan Kripto supaya lebih terstruktur dan tersistematisasi, sehingga mempermudah upaya-upaya pencatatan, pengawasan dan dalam mengharmonisasi dengan sektor lain.

Menguntungkan semua pihak: Selain sebagai tempat investor mencari keuntungan, diharapkan kehadiran bursa juga demi baka menguntungkan negara. Tak hanya dari penerimaan pajak, keuntungan negara dengan dibukanya bursa Kripto adalah dalam hal menjamin keamanan negara, termasuk mencegah pencucian uang, pendanaan terorisme ataupun yang berhubungan dengan keamanan moneter dan fiskal Indonesia.

Walau begitu, Jerry menegaskan Kementerian Perdagangan juga bertugas untuk melindungi konsumen (investor), sehingga kasus-kasus pelanggaran yang merugikan konsumen seperti yang sudah terjadi di luar negeri bisa dicegah dengan adanya bursa.

Menurut Wamendag, pembukaan bursa akan menjadi terobosan yang menguntungkan semua pihak. Tak hanya itu, konsep ini juga akan membuat Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang memberikan fasilitasi bagi pengembangan Kripto melalui bursa.

Indonesia terbuka dengan kripto: Wamendag Jerry Sambuaga mengakui aset kripto adalah masa depan yang tak bisa terelakkan. Menurutnya, Indonesia membuka diri dengan fenomena industri finansial dan komoditi baru, meski tetap berhati-hati dalam pengelolaannya.

"Kami sadar bahwa kripto adalah masa depan dan terobosan yang tidak bisa kita hindari. Kemajuan teknologi telah menciptakan banyak hal-hal baru dan kita tidak seharusnya menolaknya, tetapi mengakomodasinya dengan tetap mempertimbangkan keamanan bagi negara dan masyarakat," ucap Wamendag.


Baca Juga:

Tips Investasi Kripto Untuk Pemula

Waspada! Ini Ciri-Ciri Penipuan Online

Tak Cuma Kotak Amal, Pendanaan Teroris Juga Manfaatkan Kripto Hingga Pinjol

Share: Wamendag: Bursa Kripto Diperlukan Supaya Mudah Pungut Pajaknya