Luar Jawa

Kronologi Edy Rahmayadi Jewer Pelatih Biliar yang Diduga Tidak Tepuk Tangan

OlehRizal

featured image
ANTARA/Andika Syahputra

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menjadi perbincangan setelah videonya menjewer dan mengusir pelatih biliar viral di media sosial.

Kapan kejadiannya: Kejadian ini berlangsung saat acara penyerahan bonus kepada atlet dan pelatih berprestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX, Senin (27/12/2021).

Saat itu Edy memberi kata sambutan dan berharap olahraga Sumut semakin meningkat. Sekadar informasi, di PON XX lalu Sumut berada di peringkat ke 13, kalah dari tetangganya Aceh di peringkat 12.

Diduga tidak tepuk tangan: Suasana meriah berubah menjadi tegang, setelah Edy menegur seseorang yang menggunakan kupluk. Sosok yang dimaksud ialah pelatih biliar, Coki Aritonang.

"Yang pakai kupluk itu siapa? Kenapa enggak tepuk tangan?" tanya Edy, yang lalu memanggil sang pelatih ke panggung.

Ketika ditanya siapa dirinya, Coki lalu mengatakan dirinya pelatih biliar. Edy yang marah lalu mengatakan Coki tidak cocok menjadi pelatih, sembari menjewer kuping Coki.

Suasana menjadi hening: Awalnya, kejadian itu ditertawakan hampir semua penonton. Namun suasana berubah hening ketika saat Edy mengusir Coki.

"Sudah, pulang. Tak usah dipakai lagi. Kau langsung keluar," ucap Edy dengan tegas.

Edy juga meminta KONI dan Dispora mengevaluasi cabang olahraga biliar.

Bonus dari APBD: Seperti diberitakan Antara, Pemprov Sumut mengucurkan bonus mencapai Rp11,5 miliar untuk prestasi para atlet di PON.

Adapaun rinciannya atlet peraih medali emas mendapatkan Rp250 juta, peraih medali perak Rp125 juta dan Rp75 juta untuk atlet peraih medali perunggu. Sementara pelatih peraih medali emas mendapatkan Rp100 juta, Rp75 juta pelatih peraih medali perak, dan Rp50 juta untuk atlet peraih perunggu.

"Totalnya ada Rp11,5 miliar, uangnya bersumber dari APBD," kata Edy.

Prihatin dengan prestasi Sumut: Edy mengaku prihatin dengan Sumut yang hanya menduduki peringkat 13 saat PON Papua. Mereka bahkan kalah dari tetangganya Aceh yang sebenarnya memiliki jumlah penduduk lebih sedikit.

Populasi penduduk Provinsi Aceh hanya lima juta jiwa, sedangkan Sumut dengan populasi 15 juta jiwa.

Bukan aksi pertama: Sebelumnya, pada 2018 lalu Edy juga sempat viral lantaran diduga menampar suporter PSMS Medan. Kala itu, Edy menampar suporter yang kedapatan menyalakan flare di dalam Stadion Teladan, Medan.


Baca Juga:

Diprotes Usai Harga BBM Naik Rp 200, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Telepon Ahok

Fakta dan Kronologi Kader PDIP Jadi Tersangka Penganiayaan Pelajar di Medan

Siapa Saja Ketua PSSI yang 'Berprestasi'?

Share: Kronologi Edy Rahmayadi Jewer Pelatih Biliar yang Diduga Tidak Tepuk Tangan