Isu Terkini

Survei Indopol: Penanganan Korupsi Jadi Rapor Merah Jokowi

Ray– Asumsi.co

featured image
ANTARA/Desca Lidya Natalia

Lembaga riset dan survei Indopol Survey and Consulting mengungkapkan, kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Maruf Amin sepanjang tahun 2021 di mata milenial tidak terlalu tinggi. Terdapat sejumlah catatan kinerja yang perlu dievaluasi.

Pengambilan Data: Direktur Eksekutif Indopol Survey and Consulting, Ratno Sulistiyanto mengatakan Survei dilakukan pada tanggal 19 sampai 27 November 2021 secara tatap muka.

"Total 1.230 responden berusia 17 sampai 35 tahun, laki-laki dan perempuan dari berbagai jenis profesi," ujarnya dalam keterangan pers virtual di kanal YouTube Indopol Survey Channel, seperti dikutip dari Antara, Minggu (19/12/2021).

Survei ini, kata dia, dilakukan dengan pengambilan sampel bertingkat acak dengan jumlah responden di setiap provinsi yang diambil secara proporsional, berdasarkan jumlah penduduk Indonesia tahun 2020.

Survei dilakukan dengan metode kuantitatif dengan memiliki margin of error sekitar 2,8 persen yang tingkat kepercayaannya sebesar 95 persen.

Kepuasan Penanganan COVID-19: Ratno menerangkan hasil survei lembaganya menunjukkan, 66,34 persen generasi milenial dan generasi Z puas dengan cara pemerintah saat ini dalam menangani pandemi COVID-19 di Indonesia.

"Sisanya 33,66 persen dari kalangan Gen Z dan milenial belum puas dengan cara pemerintah menangani pandemi COVID-19," ucapnya.

Isu Toleransi Agama: Dirinya memaparkan, survei juga mencatat tingkat kepuasan generasi Z dan milenial yang tinggi terkait upaya Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin dalam menyikapi toleransi umat beragama, yakni sebesar 79,33 persen.

Namun, survei juga mencatat ketidakpuasan kinerja pemerintah dalam mengelola isu ini sebesar 20,67 persen.

Rapor Merah: Di sisi lain, ia menyoroti rapor merah kinerja pemerintah menyangkut pemberantasan korupsi. Penilaian milenial yang puas terhadap pemberantasan korupsi sangat rendah.

"Kepuasan hanya sekitar 39,76 persen, sedangkan yang tidak puas berada di angka 60,24 persen,” jelas Ratno.

Masalah Kemiskinan: Selanjutnya, masalah upaya penanganan pengangguran dan kemiskinan oleh pemerintah juga menjadi perhatian generasi Z dan milenial.

Ia menyebutkan, tingkat kepuasan generasi milenial dan generasi Z hanya mencapai 39,76 persen, sedangkan yang tidak puas berada di angka 60,24 persen.

“Hasil temuan kami di Indopol, bahwa secara keseluruhan kinerja pemerintahan Jokowi di mata milenial cukup dikatakan tidak terlalu tinggi. Tingkat kepuasannya hanya 56,89 persen,” tandasnya.

Baca Juga

Share: Survei Indopol: Penanganan Korupsi Jadi Rapor Merah Jokowi