Keuangan

IHSG Awal Pekan Dibuka Menguat Tipis, Rupiah Melemah

OlehRizal

featured image
Antara

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan  (6/12/2021) dibuka menguat 14,31 poin atau 0,22 persen ke posisi 6.552,82. Sementara rupiah pagi ini bergerak melemah 11 poin atau 0,08 persen ke posisi Rp14.431 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.420 per dolar AS.

Diprediksi melemah: Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,18 poin atau 0,34 persen ke posisi 942,11. Tim Riset Samuel Sekuritasm dikutip dari Antara memperkirakan IHSG terkoreksi mengikuti penurunan indeks-indeks saham di bursa global.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 164,55 poin atau 0,59 persen ke 27.865,02, indeks Hang Seng turun 201,62 poin atau 0,85 persen ke 23.565,07, dan indeks Straits Times meningkat 31,13 atau 1 persen ke 3.133,06.

Sementara nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta awal pekan berpotensi melemah masih dibayangi oleh varian baru COVID-19 Omicron.

Analis pasar uang Bank Mandiri Rully Arya mengatakan rupiah hari ini berpotensi bergerak di kisaran Rp14.383 per dolar AS hingga Rp14.415 per dolar AS.

Pada Jumat (3/12/2021), rupiah ditutup melemah 22 poin atau 0,15 persen ke posisi Rp14.420 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.398 per dolar AS.

Sejumlah sentimen: Dikutip dari Antara, pekan ini data inflasi di Negeri Paman Sam pada November dijadwalkan akan rilis dengan estimasi di angka 6,7 persen. Sentimen negatif bagi rupiah juga dipicu oleh kemungkinan percepatan normalisasi kebijakan The Fed akibat inflasi yang mengalami kenaikan signifikan.

Sementara itu, pasar komoditas terpantau bergerak beragam pada Jumat (3/12/2021). Harga minyak WTI menguat ke level 67,53 dolar AS per barel dan Brent menguat ke level 71,1 dolar AS per barel.

Harga batubara turun ke level 155,3 dolar AS per ton, nikel menguat ke level 20.055 dolar AS per ton, dan harga emas terpantau datar di level 1.769 per troy ons.

Dari dalam negeri, jumlah kasus harian COVID-19 pada Minggu (5/12/2021) mencapai 196 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4,26 juta kasus. Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 4 kasus sehingga totalnya mencapai 143.867 kasus.


Baca Juga:

Share: IHSG Awal Pekan Dibuka Menguat Tipis, Rupiah Melemah