Isu Terkini

Bomber Polsek Astana Anyar Bawa Dua Bom saat Beraksi

Muhammad Fadli — Asumsi.co

featured image
ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/pras.

Kapolda Jawa Barat Irjen Polisi Suntana mengatakan pelaku bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung membawa dua unit bom saat melakukan aksinya.

Dua bom: Menurutnya satu bom yang meledak itu diduga melekat di tubuh pelaku, sedangkan satu bom lainnya ditemukan di sekitar lokasi dalam kondisi belum meledak.

“Tadi ada satu yang diledakkan pelaku, dan ada satu yang kita ledakan,” ucap Suntana dikutip Antara.

Menurutnya satu bom yang ditemukan itu kemudian ‘didisposal’ oleh anggota Gegana Brimob dengan cara diledakkan di tempat yang aman.

Adapun proses disposal itu terjadi sekitar pukul 10.45 WIB. Proses disposal itu menyebabkan dentuman yang keras terdengar di sekitar lokasi.

Proyektil bom: Suntana mengatakan proyektil dari ledakan bom itu diduga berupa paku tembok hingga paku payung. Polisi pun menurutnya masih melakukan identifikasi bahan peledak yang digunakan pelaku bom bunuh diri.

Dari kejadian itu, Suntana menyatakan ada 11 korban yang timbul akibat bom bunuh diri tersebut. Dari 11 orang itu, menurutnya satu anggota polisi tewas akibat bom, sedangkan 10 orang lainnya mengalami luka-luka.

Suntana mengatakan polisi bakal melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah sterilisasi lokasi selesai. Untuk itu ia pun memohon masyarakat untuk menunggu polisi mengungkap peristiwa itu maupun identitas pelaku bom bunuh diri.

Baca Juga:

Kapolri Cek TKP Ledakan Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar

Fakta Terkini Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Bandung

Korban Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar: 11 Orang, 1 Polisi Tewas

Share: Bomber Polsek Astana Anyar Bawa Dua Bom saat Beraksi