Covid-19

Perubahan Cuaca, Satgas Prediksi Gelombang Ketiga Covid Desember

OlehAdmin

featured
Antara Foto

Satgas Penanganan Covid-19 menyebut gelombang ketiga lonjakan kasus virus corona (Covid-19) berpotensi terjadi pada Desember 2021. 

Ada sejumlah faktor. Salah satunya terkait periode pergantian cuaca di Indonesia. 

Gelombang Ketiga: Kepala Satgas Penanganan Covid-19, Ganip Warsito mengatakan kewaspadaan harus ditambah karena lonjakan Covid-19 gelombang ketiga bisa terjadi akhir tahun 2021. 

Dia bicara demikian mengutip prediksi para ahli epidemiologi dan kesehatan. 

"Ancaman gelombang ketiga yang diprediksi oleh para ahli akan terjadi di bulan Desember," kata Ganip melalui keterangan tertulis, Senin (11/10). 

Cuaca: Salah satu faktor yang membuat lonjakan kasus virus corona terjadi pada Desember adalah pergantian cuaca. 

Ganip mengatakan pergantian cuaca mempengaruhi daya tahan tubuh, sehingga jadi lebih mudah terserang penyakit. 

Libur Panjang: Faktor lain adalah libur Natal dan tahun baru 2022. 

Biasanya, masyarakat menghabiskan libur panjang dengan berwisata.Tempat umum menjadi ramai sehingga berpotensi terjadi penularan virus corona secara masif. 

"Karena di situlah saat Natal dan tahun baru, di situlah adanya pergantian cuaca. Ini yang menjadi suatu ancaman peningkatan covid-19," kata Ganip. 

Pencegahan: Selain meminta agar kewaspadaan ditingkatkan, Ganip juga berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan. 

Pemerintah pun akan terus menggencarkan program vaksinasi. Jika itu semua dilakukan optimal, maka gelombang ketiga bisa dicegah. 

"Saya yakin dengan kekuatan dan pola penanganan yang sudah ditemukan, maka kita boleh yakin Desember tidak akan terjadi gelombang ketiga," ujar Ganip.

Baca juga:

Harap Cemas Lonjakan Kasus Covid Akibat Varian R.1 dan Libur Tahun Baru 

Strategi Pemerintah Redam Covid-19 Jelang Libur Natal dan Tahun Baru 

Satgas Covid-19 Prediksi Lonjakan Kasus Usai Libur Natal dan Tahun Baru

Share: Perubahan Cuaca, Satgas Prediksi Gelombang Ketiga Covid Desember