Olahraga

Ketuanya Ditahan karena Korupsi, PSSI Sulsel Pastikan Roda Organisasi Jalan Terus

Tesalonica — Asumsi.co

featured image
Ilustrasi/Unsplash

Pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Sulawesi Selatan memastikan roda organisasi jalan terus, meskipun ketua mereka, Andi Erwin Hatta Sulolipu ditahan karena tersandung kasus korupsi proyek pembangunan Rumah Sakit Batua Makassar.

Korupsi RS: Dikutip dari Antara, Andi Erwin Hatta Sulolipu (AEHS) ditahan sejak 30 Desember lalu, lantaran tersangkut kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah Sakit Batua Makassar.

Sebanyak 13 tersangka terlibat dalam kasus korupsi berjamaah yang merugikan keuangan negara sebesar Rp22 miliar. Proyek pembangunan rumah sakit tipe C terletak di Jalan Abdulah Daeng Sirua dianggarkan APBD sebesar Rp25,5 miliar, dan dimulai tahun 2018.

Jalan terus: Sekretaris Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Selatan Ahmadi Djafri mengatakan roda organisasi PSSI Sulsel akan tetap jalan terus meski sang ketua sudah mendekam di tahanan.

“Tentu tidak terganggu, sebab roda organisasi itu dikendalikan sekertaris umum dibantu oleh Exco (komite eksekutif). Dalam hal ini tertangkapnya ketua tidak mempengaruhi roda organisasi,” kata Sekretaris Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Selatan Ahmadi Djafri, Kamis (6/1/2022), dikutip dari Antara.

Sesuai prosedur: Ahmadi mengatakan sebagian tugas Asprov PSSI provinsi ialah menjalankan agenda program kerja PSSI pusat. Ia menegaskan kasus penahanan Andi Erwin Hatta tidak memengaruhi kinerja pengurus organisasi.

Agenda tetap jalan: Asprov juga telah diperintahkan oleh PSSI Pusat agar mengendalikan seluruh kegiatan kepada pengurus, sehingga sejumlah agenda berjalan sesuai rencana.

Secara teknis, Ahmadi menyebut seluruh agenda termasuk program internal PSSI Sulawesi Selatan sudah diatur, meski ketuanya tengah menjalani proses hukum.

“Itu karena tugas kami sudah terbagi, ada yang di komite wasit, bagian kompetisi Liga jadi tidak ada pengaruhnya,” kata Ahmadi.

Masalah pelantikan: Ahmadi mengungkap dirinya tidak mempersoalkan tanggapan publik tentang nasib pelantikan pimpinan PSSI Sulawesi Selatan. Pasalnya para pimpinan belum dilantik, meski Surat Keputusan mengenai ketua dan pengurus organisai ini sudah diterbitkan pada 23 Desember 2021.

“Itu kan tanggapan orang-orang. Tapi, bagi kami tidak ada persoalan. Karena itu kan (pelantikan) hanya bersifat seremoni. Intinya, ada SK. Kita masih menunggu proses hukumnya. Kalau nanti sudah ada putusan berkuatan tetap, sesuai statuta organisasi yang melanjutkan adalah wakil ketua,” pungkas Ahmadi. (zal)

Baca Juga:

5 Final Indonesia di Piala AFF, yang Keenam Semoga Juara!

Jawaban PSSI Saat Ditanya Tentang Kontrak Shin Tae-yong

Timnas Alami Masalah Kebugaran Kontra Singapura, Ini Kata Iwan Bule

Share: Ketuanya Ditahan karena Korupsi, PSSI Sulsel Pastikan Roda Organisasi Jalan Terus