Olahraga

5 Final Indonesia di Piala AFF, yang Keenam Semoga Juara!

Rizal– Asumsi.co

featured image
affsuzukicup

Sejak digulirkan pertama kali di tahun 1996, Indonesia telah lima kali masuk final Piala AFF atau yang dulu bernama Piala Tiger. Indonesia harus puas menjadi runner-up di lima final tersebut.

Final AFF 2000: Indonesia vs Thailand

Indonesia ingin bangkit sejak skandal sepak bola gajah dua tahun sebelumnya. Diperkuat beberapa jebolan dari Primavera seperti Kurniawan Dwi Yulianto dan Bima Sakti, tim Garuda lolos ke final dan bertemu dengan tuan rumah Thailand.

Kedua tim sebelumnya sudah bertemu di babak grup, dimana Indonesia kalah 1-4. Di babak final yang diselenggarakan 18 November 2000 itu, anak asuh Nandar Iskandar harus bertekuk lutut dengan skor identik.

Worrawoot Srimaka menjadi bintang di final dengan mencetak hattrick, dilengkapi gol dari Tanongsak Prajakkata. Adapun gol tunggal Indonesia dicetak Uston Nawawi.

Final AFF 2002: Indonesia vs Thailand

Bermain di depan publiknya sendiri, Indonesia ingin meraih gelar internasional pertamanya sejak medali emas SEA Games 1989. Tim Garuda ditukangi oleh pelatih asal Bulgaria, Ivan Venkov Kolev.

Walau menjadi tuan rumah, timnas kurang tampil maksimal di fase grup dan hanya finis sebagai runner-up Grup A. Indonesia lolos ke final usai menyingkirkan Malaysia 1-0 di babak semifinal.

Di final yang digelar di Gelora Bung Karno, 29 Desember 2002, Indonesia kembali bertemu Thailand. Indonesia tertinggal dua gol terlebih dahulu di babak pertama, lewat gol dari Chukiat Noosarung dan Therdsak Chaiman.

Indonesia bangkit di babak kedua lewat gol dari Yaris Riyadi dan Gendut Doni. Skor 2-2 bertahan hingga waktu normal dan perpanjangan waktu, dan pertandingan harus diakhiri lewat babak adu penalti.

Thailand keluar sebagai pemenang (4-2) setelah dua eksekutor timnas, Sugiantoro dan Firmansyah gagal mengkonversi tendangan 12 pas. Indonesia mendapat hiburan dengan keberhasilan Bambang Pamungkas menjadi top scorer dengan 8 gol.

Final AFF 2004: Indonesia vs Singapura

Indonesia tampil dengan energi baru. Di bawah arahan pelatih asal Inggris, Peter Withe yang sebelumnya sukses bersama Thailand. Withe bahkan berani meninggalkan Bambang Pamungkas, dan mempromosikan Boaz Solossa yang saat itu masih berusia 18 tahun.

Tim Merah Putih tampil memukau di fase grup, dengan menggebuk Laos 6-0, tuan rumah Vietnam 3-0, dan Kamboja 8-0. Indonesia bermain imbang dengan Singapura 0-0.

Di babak semifinal, Indonesia yang bertemu Malaysia juga berhasil comeback dari kekalahan 1-2 di kandang leg pertama, menjadi menang 4-1 dari Malaysia. Indonesia kembali bertemu dengan Singapura di babak final yang pertama kali digelar dua leg.

Sayang, timnas tampil melempem dan kalah 1-3 di kandang dan 1-2 saat bermain di Singapura. Salah satu pemain timnas saat itu, Charis Yulianto mengaku tim Garuda memang kurang siap dari sisi mental.

"Padahal kami tampil bagus sejak penyisihan grup, namun tidak konsisten di partai final," ucap Charis kepada Asumsi.co, Senin (27/12/2021).

Final AFF 2010: Indonesia vs Malaysia

Asa meraih gelar pertama di kejuaraan antar negara Asia Tenggara kembali membumbung tinggi di AFF 2010. Indonesia yang kali ini ditangani pelatih asal Austria, Alfred Riedl tampil memukau di fase grup dengan menyapu bersih semua kemenangan, mencetak 13 gol dan hanya kebobolan dua gol.

Sukses menyingkirkan Filipina di babak semifinal, di babak final, timnas bertemu dengan Malaysia yang sebenarnya berhasil digebuk 5-1 di fase grup. Di luar dugaan, timnas keok 0-3 saat bertandang ke Bukit Jalil dan hanya menang 2-1 saat bermain di GBK.

Beberapa faktor non sepak bola dituding menjadi biang keladi kekalahan timnas, seperti kelelahan akibat mengikuti agenda politis Ketua PSSI saat itu, Nurdin Halid, hingga dugaan adanya campur tangan mafia bola.

Final AFF 2016: Indonesia vs Thailand

Timnas Indonesia berusaha bangkit dari keterpurukan usai menjalani sanksi internasional dari FIFA. Kembali ditukangi (alm) Alfred Riedl, Indonesia tergabung di grup A bersama Thailand, Filipina dan Singapura.

Mengawali laga dengan kekalahan telak dari Thailand 2-4, Indonesia lolos ke semifinal berstatus runner-up grup usai menahan imbang tuan rumah Filipina 2-2 dan mengalahkan Singapura 2-1.

Setelah menyingkirkan Vietnam di semifinal lewat perpanjangan waktu, Indonesia kembali bertemu Thailand di babak final.

Boaz Solossa dkk berhasil memenangi final pertama yang digelar di Pakansari, 14 Desember 2016. Sayang, ambisi timnas menghapus dahaga gelar harus pupus, usai Thailand menang 2-0 di leg kedua.

Final AFF 2020: Indonesia vs Thailand

Indonesia akan kembali bertemu dengan musuh bebuyutannya Thailand pada final Piala AFF 2020 yang digelar di Stadion Nasional, Singapura. Pertandingan akan digelar dalam dua leg, leg pertama pada Rabu (29/12/2021) dan Sabtu (1/1/2022).

Mencapai babak final tentu merupakan suatu prestasi. Namun tentunya sangat menyakitkan apabila kalah di final. Harapan Indonesia meraih gelar kini bertumpu kepada Asnawi Mangkualam Bahar dkk.

Indonesia kini tampil dengan tenaga muda besutan pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong. Indonesia lolos ke final berstatus tim paling agresif, dengan total membukukan 18 gol. Sementara Thailand, berstatus tim paling sedikit kebobolan, hanya satu gol.

Mantan kapten tim nasional, Charis Yulianto berharap para pemain bisa memberikan penampilan terbaik sehingga bisa memboyong Piala AFF untuk pertama kalinya.

"Yang penting percaya kepada pemain lainnya, dan tentunya yang paling penting taktik yang diberikan pelatih harus dijalankan dengan baik," kata Charis.


Baca Juga:

Charis Yulianto: Hadapi Thailand, Indonesia Jangan Kalah Mental

Shin Tae-yong Keluhkan Nutrisi Makanan yang Didapat Pemain di AFF 2020

Gubernur Beri Hadiah Rumah Dua Pemain Sulsel Jika Juara Piala AFF

Share: 5 Final Indonesia di Piala AFF, yang Keenam Semoga Juara!