Vaksin Covid-19

Daftar Vaksin Merah Putih dan Status Pengembangannya

OlehKrizia Putri

featured image
Unsplash

Program vaksinasi Covid-19 nasional diklaim tidak hanya mengandalkan vaksin dari luar negeri. Sejumlah lembaga dan institusi pendidikan yang tergabung dalam Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 diketahui tengah mengembangkan Vaksin Merah Putih untuk penanganan pandemi Covid-19.

Berikut daftar Vaksin Merah Putih yang sedang dikembangkan:

1. Lembaga Biologi Molekuler Eijkman

Menggunakan protein rekombinan mamalia based dan protein rekombinan yeast based

Menggandeng PT Biofarma (untuk protein platform yeast based)

Perkembangan: Ekspresi protein spike RBD pada yeast sedang dilakukan bersama oleh LBM Eijkman dan PT Biofarma dalam skala pilot.

Diperkirakan uji praklinik yeast based dapat dimulai November 2021 dilanjutkan uji klinik tahap 1-3 Januari 2022-Agustus 2022. Diperkirakan EUA keluar September 2022

Baca Juga: Hati-Hati Vitamin Palsu di Online Shop, Ini Cara Membedakannya | Asumsi

2. Universitas Airlangga

​Menggunakan inactivated virus

​Menggandeng PT Biotis Pharmaceuticals

​Sedang melalui tahap uji praklinik yang dilakukan di fasilitas PT Biotis Pharmaceuticals

​Diperkirakan clinical lots dapat dilakukan pada Agustus 2021, dilanjutkan dengan uji klinis tahap 1-3, EUA diharapkan keluar pada Maret 2022

3. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

​Menggunakan Protein rekombinan fusi RBD-Foldon

​Menggandeng PT Biofarma (tahap penjajakan)

​Sedang melalui tahap uji praklinik yang dilakukan di fasilitas PT Biotis Pharmaceuticals.

​Diperkirakan clinical lots dapat dilakukan pada Agustus 2021, dilanjutkan dengan uji klinis tahap 1-3, EUA diharapkan keluar pada Maret 2022

4. Universitas Indonesia

​Menggunakan DNA, mRNA, dan Virus-Like-Particles

​Menggandeng PT Etana

Uji klinik fase 1 dan 2 dimulai Januari atau Februari 2022

Baca Juga: Benarkah Indonesia Geser India Puncaki Kasus Covid-19 di Asia? | Asumsi

5. Institut Teknologi Bandung

Menggunakan Adenovirus dan Protein Rekombinan

Diperkirakan Agustus-November 2021 adenovirus bisa dilakukan uji imunogenisitas. Sedangkan untuk protein rekombinan Juni-September 2021 telah diperoleh hasil imunogenisitas

6. Universitas Gadjah Mada

​Menggunakan protein rekombinan

Diperkirakan akhir 2021 dapat dilakukan uji imunogenisitas pada mencit

Baca Juga: Anak Kos Hati-hati, Ini Dia Siklus Pelana Kuda Pada Covid-19 | Asumsi

7. Universitas Padjajaran

​Menggunakan protein rekombinan dan Peptida

​Menggandeng PT Biofarma

​Diperkirakan seed vaccine protein rekombinan sudah dapat diperoleh pada September 2021

​Uji praklinik selesai pada Oktober 2021 EUA diharapkan keluar pada September 2022​

Share: Daftar Vaksin Merah Putih dan Status Pengembangannya