Survei Charta Politika: Terawan Populer, tetapi Tak Tergolong Menteri Berkinerja Terbaik

Lembaga survei Charta Politika Indonesia merilis hasil survei bertajuk “Trend 3 Bulan Kondisi Politik, Ekonomi, dan Hukum pada Masa Pandemi COVID-19”, Rabu (22/7/20). Survei ini mengukur, salah satunya, tingkat pengenalan publik terhadap menteri yang paling sering terlihat dan/atau terdengar dalam penanganan pandemi COVID-19.

Survei ini dilaksanakan pada 6-12 Juli 2020, melalui wawancara telepon dengan metode simple random sampling kepada 2.000 responden yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Margin of error (toleransi kesalahan) survei sebesar 2,19 persen pada tingkat kepercayaan (level of confidence) 95 persen. Sementara kriteria responden minimal 17 tahun atau memenuhi syarat menjadi pemilih di pemilu.

Dalam webinar pengumuman hasil survei, hadir juga sebagai pembicara: Chatib Basri (Menteri Keuangan RI 2013-2014), Meutya Hafid (Partai Golkar), Aria Bima (PDI Perjuangan), Willy Aditya (Partai NasDem) dan M. Nasir Djamil (PKS).

Survei Charta Politika Indonesia mencatat Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto sebagai menteri yang paling populer di Kabinet Indonesia Maju. Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya menyebut Terawan menjadi menteri yang paling banyak didengar dan dilihat publik dalam penanganan COVID-19. 

"Terawan, Sri Mulyani, Doni Monardo, Juliari Batubara, dan Tito Karnavian jadi kepala lembaga yang paling sering dilihat dan didengar dalam masa COVID-19 saat ini," kata Yunarto, Rabu (22/7).

Adapun daftar lengkap menteri yang paling sering terlihat dan/atau terdengar dalam penanganan pandemi COVID-19 adalah sebagai berikut:


Terawan Agus Putranto (Menkes) 18,6 persen 
Sri Mulyani (Menkeu) 13,7 persen
Doni Monardo (Kepala BNPB /Gugus Tugas) 8,2 persen 
Juliari Batubara (Mensos) 4,3 persen
Tito Karnavian (Mendagri) 4,0 persen
Erick Thohir (Menteri BUMN) 3,3 persen
Nadiem Makarim (Mendikbud) 1,7 persen
Airlangga Hartarto (Menko Perekonomian) 1,4 persen
Abdul Halim Iskandar (Mendes PDT) 1,1 persen
Fachrul Razi (Menag) 1,1 persen
Budi Karya Sumadi (Menhub) 1,1 persen
Jenderal Idham Azis (Kapolri) 1,0 persen
Hadi Tjahjanto (Panglima TNI) 1,0 persen
Lainnya 3,6 persen
Tidak Tahu/Tidak Jawab 36,0 persen

"Menarik ketika [temuan tersebut] dikaitkan dengan temuan kinerja menteri terbaik, yang tidak memunculkan nama Terawan Agus Putranto," ucap Yunarto.

Dalam daftar menteri dengan kinerja terbaik, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memuncaki jajaran menteri berkinerja terbaik dengan 12,8 persen. Lalu ada Menkeu Sri Mulyani (11,5 persen), Menteri BUMN Erick Thohir (5,8 persen), dan Menko Polhukam Mahfud MD (4,6 persen).

Selanjutnya ada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (4,2 persen), Mendagri Tito Karnavian (2,6 persen), Mensos Juliari Batubara (2,2 persen), Mendikbud Nadiem Makarim (2,0 persen), Menlu Retno Marsudi (1,5 persen), Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (1,2 persen), dan Menseskab Pramono Anung (1,0 persen).

Tak ada Menkes Terawan dalam daftar 12 menteri berkinerja terbaik tersebut. Di luar daftar di atas, persentase responden pada masing-masing menteri sudah di bawah satu persen. Namun, dalam survei yang sama, mayoritas responden (33,1 persen) menganggap Kementerian Kesehatan sebagai lembaga negara yang paling aktif di masa pandemi COVID-19. 

Related Article