Lockdown Town: Festival Musik Social Distancing

Seiring pelonggaran lockdown di UK, promotor Vault Festival mengumumkan akan menyelenggarakan festival musik social distancing pada 2 Oktober mendatang. 

Rangkaian festival ini akan dimulai dengan tajuk “Lockdown Town”, yang digadang-gadang sebagai perhelatan musik imersif pertama di dunia. Perhelatan tersebut akan bertempat di One Night Records, sebuah venue musik baru yang dirahasiakan detailnya, namun terletak di area London Bridge.

Selain itu, Lockdown Town juga akan menjadi acara musik yang mengindahkan protokol keamanan COVID-19. Selain pengunjung diminta untuk selalu mengenakan masker dan menjaga jarak antarindividu sejauh 2,5 meter selama pertunjukan, pihak penyelenggara juga memperbanyak kapasitas ventilasi, memberlakukan mekanisme drive thru untuk pemesanan makanan, menyediakan fasilitas cuci tangan yang disterilisasi secara berkala, handsanitizer serta disinfektan di segala penjuru, dan juga tempat sampah touchless.

“Kami akan melakukannya dengan aman, tetapi kami akan membuat orang kembali bersama dan memberikan mereka malam yang luar biasa. Jarak sosial adalah bagian dari pertunjukan sehingga para tamu tidak akan menyadarinya. Kami ingin memberi London sesuatu untuk dipesan sekarang dan untuk dinanti-nantikan,” kata Direktur One Night Records, Tim Wilson kepada AFP.

Pengalaman imersif ini diklaimnya akan dirasakan pengunjung yang dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil, di mana mereka menelusuri lorong-lorong labirin yang akan mempertemukan mereka dengan musisi-musisi spektakuler tahun 1920-an hingga 1950-an.

Para pengunjung bakal menjalani perjalanan imersif tak terduga yang diselingi oleh enam konser sambil diiringi lagu-lagu klasik dari Chuck Berry, Billie Holiday, Louis Armstrong dan Scott Joplin.

Selain itu, para musisi seperti Errol Linton, Dom Pipkin, Georgia Van Etten, hingga The Cinelli Brothers disebut bakal tampil di Lockdown Town.

Related Article