Covid-19

Hindari Covid-19, Warga Tajir India Kabur dengan Jet Pribadi

Awan — Asumsi.co

featured image
Unsplash

India kembali jadi perhatian dunia. Tambahan kasus harian yang terus mencetak rekor di negeri bollywood jadi pemicu utama. Bahkan, per Kamis (22/4/21) kemarin, India catat kasus tambahan Covid-19 harian hingga 314.835 kasus baru. India juga mencatat rekor kasus harian terbanyak di dunia secara 2 hari beruntun. Angka ini mengalahkan rekor kasus harian yang sebelumnya terjadi di Amerika Serikat.

Kondisi tersebut juga diperparah dengan kasus kematian akibat Covid-19 di India yang mencapai 2.263 kematian dalam sehari. India saat ini menjadi negara kedua dengan kasus Covid-19 terbanyak setelah Amerika Serikat, yakni mencapai 31,9 juta kasus. 

Mengutip kantor berita AFP, situasi di India semakin mencekam karena banyak rumah sakit yang mulai melaporkan kapasitas yang sudah melampui batas. Selain itu adanya mutasi virus corona juga membuat India keteteran berjibaku dengan proses perawatan.

Baca juga: Epidemiolog: Pelarangan WN Asing India Mesti Diikuti Pengecekan Detail

Orang Tajir di India Kabur dengan Pesawat Jet

Mau tidak mau kondisi ini membuat warga India menjadi sangat tidak nyaman dan khawatir atas lonjakan kasus yang terjadi. Khususnya bagi orang kaya dan berpengaruh di India. Mereka bahkan berlomba-lomba pergi meninggalkan India dengan berbagai upaya. Termasuk menyewa pesawat jet pribadi.

AFP juga melaporkan, mayoritas warga India mulai bertolak ke Uni Emirat Arab (UEA) sebelum jalur ke negera itu ditutup pada 25 April mendatang. UEA sendiri bukan destinasi baru bagi warga tajir India, pasalnya ada sekitar 3,3 juta orang India yang memiliki tempat tinggal di sana.

Kelompot jetset ini juga rela merogoh kocek hingga USD 38.000. Atau sekitar Rp 551,5 juta demi mendapatkan kursi nyaman di pesawat jet dan meninggalkan India.

Ratusan WNA Asal India Masuk RI Sebelum Ada Larangan Pemerintah

Nyatanya tidak hanya UEA yang jadi sasaran WNA asal India untuk bertolak. Sebelumnya Kasubdit Karantina Kesehatan Dirjen P2P Kementerian Kesehatan,  Benget Saragih menyebut ada ratusan WNA asal India yang masuk ke Indonesia. Total ada 135 WNA yang masuk. Mereka menggunakan pesawat charter untuk masuk Indonesia.

Baca juga: Parahnya Gelombang Kedua Covid-19 Menggilas Sistem Kesehatan India

Juru Bicara Satgas Penangan Covid-19, Wiku Adisasmito bahkan mengatkan sejumlah WNA asal India tersebut dinyatakan positif usai dilakukan tes usap PCR. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikit juga membenarkan bahwa 12 warga diantaranya dinyatakan positif Covid-19.

“Sampai saat ini sudah 12 yang dinyatakan positif Covid-19,” ujar Budi dalam jumpa persnya, Jumat (23/4).

Merespon kondisi yang cukup mengkhawatirkan ini, pemerintah Indonesia memutuskan untuk melarang warga negara asing (WNA) yang pernah mengunjungi India masuk ke negara Indonesia, kebijakan berlaku mulai 25 April 2021. Airlangga Hartarto, Ketua Komite Penanganan Covid-19 menyebut pemerintah melarang pemberian visa bagi WNA yang mengunjungi wilayah India dalam 14 hari. Namun, pemerintah mengecualikan warga negara Indonesia (WNI) yang ingin masuk dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Share: Hindari Covid-19, Warga Tajir India Kabur dengan Jet Pribadi