Tak Kunjung Copot Airlangga Dari Kabinet Kerja, Legislator Ini Kritisi Jokowi

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPR RI Fadli Zon mengkritik Presiden Joko Widodo terkait Airlangga Hartarto. Fadli menilai, Jokowi harusnya tegas soal posisi Airlangga yang saat ini rangkap jabatan sebagai Menteri Perindustrian dan Ketua Umum Partai Golkar. Padahal jauh sebelumnya, Jokowi udah pernah ngomong kalau menterinya itu gak ada yang boleh rangkap jabatan. Fadli Zon pun menyebut Jokowi harusnya bisa komitmen dengan apa yang sudah ia katakan. Hayo, gimana nih Pak Jokowi?

"Itu terserah presiden (soal rangkap jabatan Airlangga), dia sendiri yang menetapkan waktu itu bahwa tidak boleh rangkap jabatan, ya kan? Kan bukan masyarakat (yang menetapkan)," kata Fadli Zon seperti dilansir dari Kompas.com, Jumat (22/12).

Fadli khawatir bila nantinya bakal muncul konflik kepentingan jika ada menteri yang rangkap jabatan. Padahal, menurut politisi kelahiran Jakarta 1 Juni 1971 silam itu, Jokowi sendiri emang pengen para menterinya bisa fokus bekerja tanpa memikirkan urusan partai.

Lalu, gimana jadinya nasib Airlangga ya guys?

"Presiden sendiri yang mengatakan agar fokus dan menurut saya itu bagus. Artinya, kalau rangkap jabatan, nanti ada moral hazard, konflik kepentingan lagi. Kedatangannya sebagai menteri atau ketua umum partai politik atau sebagai politisi dari partai tertentu?" lanjut politisi berusia 46 tahun itu.

Jika Jokowi tak segera mengambil sikap terkait rangkap jabatan Airlangga, maka Fadli tak segan menganggap mantan Gubernur DKI Jakarta itu sebagai orang yang tak konsisten.

"Ya artinya (Jokowi) menelan ludah sendiri," seloroh Fadli. 

Sekadar informasi, Airlangga Hartarto terpilih sebagai Ketum Partai Golkar lewat rapat pleno DPP Golkar, Rabu (13/12) lalu. Ia kemudian dikukuhkan sebagai Ketum Golkar pada Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar, Rabu (20/12).

Ya mungkin Pak Jokowi lagi sibuk, jadi belum sempet ngurusin soal Airlangga. Hayooo jangan sampe lupa sama janjinya sendiri, ya pak! 

Related Article