Vaksin Covid-19

Pemerintah Desak Produksi Massal Vaksin Merah Putih Dipercepat

OlehRay

featured image
ANTARA/HO-Kemenko PMK

Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta agar produksi vaksin Merah Putih segera dipercepat. Hal ini demi mendukung program vaksinasi COVID-19 yang sedang gencar dilakukan pemerintah.

Tambah stok vaksin: Muhadjir dalam rapat koordinasi mengenai produksi vaksin dalam negeri di Jakarta, Rabu (12/1), meminta Kementerian Kesehatan mengupayakan agar produsen bisa segera memproduksi Vaksin Merah Putih. Hal ini demi menambah stok vaksin untuk masyarakat Indonesia.

"Supaya bisa dipercepat tanpa mengurangi kualitas, presisi, dan akurasi dari produknya," katanya seperti dikutip dari Antara, Kamis (13/1/2022).

Akhiri wabah COVID-19: Muhadjir mengharapkan hasil penelitian yang mengembangkan Vaksin Merah Putih bisa segera digunakan untuk mendukung upaya penanggulangan COVID-19 di Indonesia.

Adapun pengembangan Vaksin Merah Putih saat ini merupakan kolaborasi antara perguruan tinggi bersama sejumlah perusahaan farmasi yang ada di tanah air.

Pengembangannya antara lain melibatkan Universitas Airlangga bersama PT Biotis, PT Bio Farma bersama Baylor College of Medicine, Universitas Indonesia bersama PT Etana, Institut Teknologi Bandung, PRBM Eijkman BRIN bersama PT Bio Farma, dan Universitas Padjajaran bersama PT Bio Farma dan Lipotek.

"Kalau bisa kita mencapai target yang paling maksimal, sehingga akhir penutup dari wabah kali ini kita akhiri dengan vaksin buatan dalam negeri," katanya.

Rencana produksi massal: Sedianya, vaksin Merah Putih yang dikembangkan oleh Universitas Airlangga bersama PT Biotis, bakal dirilis pada awal 2022 serta siap diproduksi massal pada pertengahan tahun ini.

"Kementerian Kesehatan mesti mengupayakan agar produsen bisa segera memproduksi Vaksin Merah Putih. Itu dalam bahasa agamanya lebih husnul khatimah," terangnya.

Bangga vaksin buatan sendiri: Muhadjir mengungkapkan kebanggaannya kalau bangsa ini, nantinya juga bisa merampungkan proses vaksin yang buatan dalam negeri.

"Pengembangan vaksin COVID-19 di dalam negeri dilakukan oleh pemerintah bersama dengan industri farmasi, lembaga riset, dan perguruan tinggi," tuturnya.

Penggunaan booster: Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjanjikan kalau Vaksin Merah Putih primer paling lambat bisa diluncurkan Maret 2022.

Menurutnya, vaksin tersebut bisa ditargetkan bisa digunakan untuk melakukan vaksinasi primer pada anak paling lambat pada Juni 2022. Namun penggunaan vaksin dalam negeri sebagai penguat, bakal ditunda hingga Agustus 2022.

"Pertimbangannya, respons pemberian produk vaksin dari luar negeri dalam vaksinasi primer dan vaksinasi penguat menggunakan vaksin produksi dalam negeri," terangnya. (zal)


Baca Juga:

Dimulai Hari Ini, Booster Vaksin Hanya Dilakukan di Faskes Pemerintah

Jokowi Resmi Gratiskan Booster Vaksin untuk Seluruh Masyarakat

BPOM Keluarkan Izin Pakai 5 Vaksin untuk Booster

Share: Pemerintah Desak Produksi Massal Vaksin Merah Putih Dipercepat