Olahraga

Covid Buat 7 Juara Eropa Rugi Triliunan, Bayern Untung Tipis

Rizal– Asumsi.co

featured image
FC Bayern/Reuters

Pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai mempengaruhi banyak sendi kehidupan. Tak terkecuali industri sepak bola.

Tujuh juara liga Eropa dilaporkan mengalami kerugian finansial hingga triliunan rupiah, menurut studi dari firma audit KPMG.

"Sementara pembukaan kembali stadion dan beberapa kesepakatan komersial besar yang ditandatangani baru-baru ini menghadirkan optimisme, pandemi hanya memperbesar masalah keberlanjutan sepak bola yang memiliki ekosistem keuangan yang rapuh," kata kepala olahraga global KPMG, Andrea Sartori dikutip Reuters, Rabu (12/1/2022).

Rugi triliunan rupiah: Dilaporkan KPMG, juara Liga Italia Serie-A, Inter Milan mencatat kerugian tahunan sebesar 245,6 juta euro atau sekitar Rp3,9 triliun, meski sebenarnya membukukan pendapatan operasional 347,5 juta euro atau sekitar Rp5,6 triliun.

Begitu pula dengan jawara La Liga Spanyol, Atletico Madrid yang rugi 111,7 juta euro atau sekitar Rp1,8 triliun, meski membukukan pendapatan 349,6 juta euro atau sekitar Rp5,6 triliun.

Bayern untung tipis: Juara Jerman, Bayern Muenchen menjadi satu-satunya peraih gelar dari delapan liga Eropa yang menghasilkan keuntungan di musim 2020/2021.

Juara Bundesliga itu meraih keuntungan setelah pajak sebesar 1,8 juta euro (Rp29,3 miliar), setelah meraih pendapatan 597,5 juta euro atau sekitar Rp5,7 triliun. Bayern juga mencatat rasio terendah antara biaya staf dengan pendapatan operasional sebesar 58.

City lewati MU: Sementara itu, juara Premier League Inggris, Manchester City menjadi tim dengan pendapatan terbesar. The Citizen menghasilkan 644,2 juta euro atau sekitar Rp10,5 triliun, naik 17% dari musim sebelumnya.

Klub milik Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan itu untuk pertama kalinya melewati pendapat rival sekotanya Manchester United, yang membukukan pendapatan 557 juta euro atau sekitar Rp9,06 triliun.

Terkait pendapatan, Bayern juga berada di urutan kedua di belakang City, sementara juara Liga Super Turki Besiktas memiliki pendapatan terendah di antara delapan klub juara dengan 59 juta euro atau sekitar Rp959,9 miliar.

Pendapatan siaran: Firma tersebut juga mencatat enam klub meningkatkan pendapatan siaran. Sebelumnya, pendapatan siaran sempat ditangguhkan terkait dengan pertandingan yang ditunda dari musim 2019/2020.

Seperti yang diketahui, saat awal Covid-19 melanda dunia pada Maret 2020, liga-liga sepak bola sempat dihentikan dan baru dimainkan setelah Juni 2020.


Baca Juga:​

Gelandang Bayern Joshua Kimmich Menyesal Pernah Tolak Vaksin COVID-19

Putra Papua Batal Mentas di Liga Thailand, PSSI Salahkan Klub

Melongok Gaji Ozil Sebagai Pesepak Bola

Share: Covid Buat 7 Juara Eropa Rugi Triliunan, Bayern Untung Tipis