Covid-19

CDC AS Pangkas Masa Karantina Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 5 Hari

Ray Muhammad — Asumsi.co

featured image
ANTARA FOTO/REUTERS/Callaghan O'Hare

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention atau CDC) Amerika Serikat merevisi masa isolasi serta karantina bagi pasien yang sempat positif Covid-19 dan sudah dinyatakan negatif menjadi lima hari. Sebelumnya, masa karantina ialah 10 hari per 4 Januari 2022.

Panduan baru: Dilaporkan Healthline, CDC mempersingkat periode isolasi meski saat ini penyebaran varian omicron terjadi secara masif di berbagai negara.

“Mengingat apa yang saat ini kami ketahui tentang COVID-19 dan varian Omicron, CDC mempersingkat waktu yang direkomendasikan untuk isolasi bagi publik,” demikian disampaikan CDC.

Adapun panduan isolasi baru ini, lanjut mereka dianjurkan bagi orang yang dinyatakan positif COVID-19 tanpa gejala (OTG), serta yang melakukan kontak dekat dengan individu yang positif terpapar virus Corona.

“Masa isolasi ini hanya diberlakukan bagi mereka yang dinyatakan positif COVID-19 namun tanpa gejala dan diperlukan bagi yang pernah kontak dengan orang lain yang terinfeksi COVID-19,” lanjut mereka.

Menuai kritik: Namun pedoman baru isolasi dan karantina ini, dikritisi para ahli kesehatan. Pakar anestesiologi dan mantan ahli bedah umum Amerika, Jerome Adams menilai masa isolasi yang disampaikan CDC terlalu cepat.

Sebab, dalam jangka waktu sesingkat itu menurutnya belum tentu bisa membuat orang yang menjalani isolasi dan karantina lebih cepat dinyatakan negatif dari virus yang menjangkitinya.

“Terlepas dari apa yang dikatakan CDC, Anda benar-benar harus mencoba untuk mendapatkan tes antigen dan memastikannya negatif sebelum meninggalkan isolasi dan karantina,” ujarnya melalui cuitan Twitter.

Jawaban CDC: CDC pun angkat bicara soal munculnya kritik yang disampaikan oleh pakar kesehatan. Mereka menyebutkan, alasan orang yang terpapar COVID-19 bisa lepas dari masa karantina setelah 5 hari jika tidak mengalami demam selama 24 jam dan merasa gejalanya membaik.

Namun saat dilakukan tes antigen atau PCR dinyatakan hasilnya masih positif COVID-19, maka orang tersebut harus tetap diisolasi selama lima hari mendatang.

“Jika hasil tes negatif, Anda dapat meninggalkan rumah, namun harus terus menggunakan masker di sekitar orang lain di rumah dan di tempat umum hingga 10 hari,” lanjut CDC.

Meski telah dinyatakan negatif, mereka juga harus tetap menghindari kunjungan ke berbagai lokasi dengan risiko tinggi, seperti panti jompo dan lokasi kerumunan lainnya selama 10 hari.

Baca Juga:

Pemerintah Bakal Pisahkan Data Penularan COVID-19 Lokal dan Luar Negeri

Tak Bisa Larang, Pemerintah Minta Warga Tunda ke Luar Negeri

​​Omicron Tembus Menteng dan Cempaka Putih

Share: CDC AS Pangkas Masa Karantina Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 5 Hari