Isu Terkini

Jokowi Tetapkan Perpres Soal Posisi Wamendagri

Tesa– Asumsi.co

featured image
Foto: Antara.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menetapkan Peraturan Presiden terkait posisi Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri). Sehingga, Mendagri akan dibantu langsung oleh Wamendagri.

Jokowi menetapkan Perpres tersebut pada 30 Desember 2021, dan tercatat dalam Perpres Nomor 114 Tahun 2021, tentang Kementerian Dalam Negeri.

Posisi belum ada sebelumnya: Diketahui, posisi ini tadinya belum ada sehingga melalui Perpres ini Wamendagri akan ditunjuk langsung oleh Presiden untuk membantu tugas Mendagri, menurut keterangan Perpres yang diterima Asumsi.co, posisi Mendagri saat ini dipimpin oleh Tito Karnavian.

Namun, Jokowi juga belum menentukan siapa yang akan menduduki jabatan Wamendagri untuk membantu Mendagri Tito.

Wewenang Wamendagri: Selain itu, Wamendagri akan bertanggung jawab langsung kepada Mendagri. Sementara, Wamendagri juga akan turut terlibat dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan Kemendagri dalam ruang lingkup tugasnya.

Berikut bunyi dalam aturan Perpres tersebut:

Pasal 2

(1) Dalam memimpin Kementerian Dalam Negeri, Menteri dapat dibantu oleh Wakil Menteri sesuai dengan penunjukan Presiden.

(21 Wakil Menteri diangkat dan diberhentikan oleh Presiden.

(3) Wakil Menteri berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri.

(4) Wakil Menteri mempunyai tugas membantu Menteri dalam memimpin pelaksanaan tugas Kementerian.

(5) Ruang lingkup bidang tugas Wakil Menteri sebagaimana dimaksud pada ayat (4) meliputi:

a. membantu Menteri dalam perumusan dan/atau pelaksanaan kebijakan Kementerian; dan

b. membantu Menteri dalam mengoordinasikan pencapaian kebijakan strategis lintas unit organisasi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya atau Eselon I di lingkungan Kementerian.

Posisi Wamen lainnya: Posisi wamen ini menambah kursi kosong di Kabinet Indonesia Maju. Menurut pantauan Asumsi.co, terdapat 15 kursi kosong di jabatan Wamen.

Berangkat dari keputusan itu, Jokowi juga membuat Perpres terkait aturan posisi wamen di beberapa kementerian, tetapi belum ada sosok yang mengisi posisi wamen itu.

Di antaranya, yakni Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Wakil Menteri Koperasi dan UKM, Wakil Menteri PAN-RB, Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral, dan terakhir yang baru saja dibuat Wakil Menteri Sosial.

Bersebrangan dengan janji: Seperti yang diberitakan Asumsi.co, ditambahnya posisi wamen di ruang pemerintahan, menimbulkan beberapa pertanyaan soal janji Jokowi. Diketahui, Jokowi pernah berniat untuk merampingkan kabinet.

Pernyataan itu, Jokowi sampaikan melalui pidatonya saat dilantik sebagai Presiden RI periode kedua pada 20 Oktober 2019, dan diunggah ke akun YouTube.

"Prosedur yang panjang harus dipotong. Birokrasi yang panjang harus kita pangkas. Eselonisasi harus disederhanakan," tegas Jokowi. (rfq)

Baca Juga:

Tambah Wamensos, Jokowi Dinilai Ingkar Janji Rampingkan Kabinet

Resmi, Jokowi Tambah Jabatan Wakil Menteri Sosial

Survei SMRC: 71 Persen Publik Puas Kinerja Jokowi, Pemulihan Ekonomi Dinilai Moncer

Share: Jokowi Tetapkan Perpres Soal Posisi Wamendagri