Isu Terkini

Fakta-Fakta Dugaan Pemerkosaan Mahasiswi UMY, Terduga Pelaku Mengaku Hypersex

Rizal– Asumsi.co

featured image
Antara

Nama Universitas Muhammadiyah Yogyakarta tiba-tiba menjadi perbincangan, setelah kasus dugaan pemerkosaan mahasiswi UMY oleh terduga pelaku yang merupakan aktivis gerakan terbesar di kampus viral di media sosial. Berikut fakta-fakta yang terungkap sejauh ini.

Pelaku demisioner BEM: Seperti yang diungkap oleh akun Instagram @dear_umycatcallers, pelaku merupakan salah satu aktivis gerakan terbesar di kampus dan demisioner BEM Fakultas dan Universitas.

Terduga pelaku berinisial MKA alias OCD, dan pihak kampus telah meminta yang bersangkutan dan korban untuk memberi klarifikasi.

"Harapan kami kasus ini bisa segera diselesaikan cepat dan tepat. Cepat dalam arti tidak berlarut-larut dan tepat dalam arti memberikan rasa keadilan, utamanya untuk korban," kata Kepala Biro Humas dan Protokol UMY, Hijriyah Oktaviani dikutip dari Antara.

Korban 3 mahasiswi: Akun @dear_umycatcallers mengungkap ada tiga korban yang diduga diperkosa oleh MKA alias OCD. Ketiga korban merupakan mahasiswi UMY.

Korban pertama merupakan mahasiswi yang baru mengenal MKA (OCD) selama tiga hari. Korban kedua merupakan salah satu teman dari MKA (OCD). Kejadian terjadi pada bulan oktober lalu. Korban ketiga merupakan mahasiswa baru yang mengikuti tes rekrutmen BEM Fakultas.

Kejadian mulai dari tahun 2018: Dari fakta yang terungkap, MKA alias OCD melakukan aksi bejatnya sejak tahun 2018. Hal itu dilakukannya pada korban yang merupakan mahasiswa baru.

Sementara korban kedua mengungkap kejadiannya sekitar bulan Oktober, dan korban lainnya mengungkap kejadiannya sekitar 3,5 bulan yang lalu.

Salah satu korban haid: Ketiga korban mengaku persetubuhan dilakukan dengan paksaan, dimana korban sebenarnya sudah menolak permintaan terduga pelaku. Salah satu korban bahkan mengaku dalam kondisi haid, namun MKA alias OCD masih memaksa melakukan persetubuhan.

Pelaku mengaku hypersex: Salah satu korban menyebut saat dilakukan persetubuhan secara dipaksa, MKA mengatakan kepada korban "kamu yang kuat ya kalo sama aku, soalnya aku hypersex".

Korban lainnya mengaku selain pemerkosaan, MKA (OCD) juga melakukan tindakan yang tidak disetujui oleh korban yaitu penetrasi melalui anus.


Baca Juga:

Viral 3 Mahasiswi UMY Jadi Korban Pemerkosaan Aktivis Kampus

Indonesia Darurat Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan

Rektor UNRI Didesak Segera Copot Dekan Tersangka Kasus Cabul

Share: Fakta-Fakta Dugaan Pemerkosaan Mahasiswi UMY, Terduga Pelaku Mengaku Hypersex