Kesehatan

Mengenal Manfaat Vitamin C Bagi Tubuh

Tesa– Asumsi.co

featured image
unsplash

Pandemi COVID-19 masih menyebar luas di berbagai negara, salah satunya di Indonesia. Para peneliti juga berbondong-bondong mencoba untuk meluncurkan temuannya soal pencegahan virus ini.

Namun, ternyata vitamin C juga dipercaya mampu meningkatkan kekebalan tubuh guna mencegah penularan virus COVID-19. Pasalnya, Vitamin C dianggap sebagai salah satu vitamin yang dapat meningkatkan imunitas.

Mencegah infeksi: Suplemen vitamin C mengandung khasiat untuk mencegah infeksi. Apabila kekurangan vitamin C dapat membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi.

Selain itu, tubuh manusia juga tidak dapat memproduksi vitamin esensial, namun dapat diperoleh dengan mengkonsumsi vitamin C.

Beragam manfaat: Melansir Healthline, Vitamin C juga memiliki banyak manfaat lain. Vitamin C dikenal memiliki antioksidan kuat yang dapat meningkatkan kadar antioksidan darah di dalam tubuh. Sehingga, kandungan ini dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung.

Selain itu, suplemen vitamin C telah ditemukan untuk menurunkan tekanan darah tinggi baik bagi mereka yang mengidap penyakit tersebut atau tidak. Lebih lanjut, vitamin C dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida yang tinggi dalam darah.

Tidak hanya membantu mengurangi dan mencegah tiga penyakit kronis tersebut. Vitamin C juga mampu mengurangi kadar asam urat darah, membantu serangan asam urat, mencegah kekurangan zat besi, meningkatkan kekebalan, dan melindungi daya ingat.

Aturan konsumsi vitamin C: Diketahui, vitamin C dapat larut dalam air. Selain itu, vitamin C dapat di berbagai buah dan sayuran seperti jeruk, stroberi, buah kiwi, paprika, brokoli, kangkung, dan bayam

Meskipun biasanya disarankan untuk mendapatkan asupan vitamin C dari makanan, banyak orang juga  beralih ke suplemen untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Namun, vitamin C tidak boleh dikonsumsi dengan sembarangan. Bagi wanita, vitamin C dapat dikonsumsi sebanyak 75 mg per hari, sementara pria 90 mg per hari.

Manfaat yang Tidak Terbukti: Diketahui, vitamin C juga memiliki klaim manfaat yang tidak ada buktinya sama sekali. Beberapa klaim lain yang belum terbukti, yakni mencegah flu biasa.

Padahal, vitamin C hanya mampu mengurangi flu yang cukup parah sebesar 8 persen pada orang dewasa dan 14 persen pada anak-anak. Selanjutnya, diklaim mengurangi risiko kanker.

Sejumlah penelitian membuktikan tingkat mengurangi risiko kanker terbilang rendah. Sehingga, peneliti menemukan vitamin C tidak berpengaruh pada risiko kanker. Lebih lanjut, dikatakan dapat melindungi penyakit mata.

Kabarnya, vitamin C dapat menurunkan penyakit mata seperti katarak dan degenerasi makula, namun sebenarnya suplemen vitamin tersebut tidak berpengaruh dan dapat membahayakan. Terakhir, diketahui dapat mengobati keracunan timbal.

Meskipun, orang yang mengalami keracunan timbal memang memiliki kadar vitamin C yang rendah. Namun, sejumlah peneliti tidak menemukan bukti kuat kalau vitamin C dapat mengobati kekurangan itu. (zal)


Baca Juga:

Share: Mengenal Manfaat Vitamin C Bagi Tubuh