Politik

Firli Bahuri Banggakan Data Pencapaian KPK di Depan Jokowi

Tesa– Asumsi.co

featured image
Antara

Di depan Presiden Joko Widodo, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri membanggakan data-data penangkapan yang telah dilakukan sejak KPK berdiri. Hal ini disampaikan saat perayaan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2021 yang digelar di Gedung KPK Jakarta, Kamis (9/12/2021).

"KPK tidak pernah lelah untuk memberantas korupsi. Hal ini terbukti selama berdirinya KPK, 1.291 tersangka yang ditahan oleh KPK terdiri dari 22 gubernur, 133 bupati/wali kota, 281 anggota legislatif, dan lebih dari 300 swasta atau pelaku usaha," papar Firli, dikutip dari Antara.

Menyelamatkan Rp46,5 triliun: Di hadapan Presiden, Firli juga menyampaikan keberhasilan lembaganya dalam mengembalikan kerugian keuangan negara selama tahun 2021.

KPK di dalam kegiatan membantu pemerintah untuk meningkatkan pendapatan negara, telah menyelamatkan pengembalian kerugian negara sebesar Rp2,6 triliun untuk tahun 2021. KPK juga menyelamatkan potensi kerugian negara Rp46,5 triliun.

Kepatuhan LHKPN tinggi: Firli juga mengungkapkan soal tingkat kepatuhan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2021 yang mencapai 97,20 persen dari total wajib lapor.

Rinciannya, tingkat kepatuhan eksekutif 92,46 persen, yudikatif 96,78 persen, legislatif 89,51 persen, BUMN/BUMD 95,97 persen.

Gratifikasi: Selain itu, Firli juga menyampaikan mengenai pelaporan gratifikasi tahun 2021, yang sebanyak 1.838 laporan dengan nilai Rp7,48 miliar dan Rp1,8 miliar adalah ditetapkan sebagai milik negara, Rp5,6 miliar ditetapkan sebagai bukan milik negara dengan jumlah pelaporan 1.838 laporan.

Pendidikan anti korupsi: Firli Bahuri juga menyampaikan mengenai capaian pendidikan antikorupsi tahun 2021 di mana tercatat 353 kepala daerah yang telah menyusun peraturan daerah tentang implementasi pendidikan antikorupsi dari muatan lokal budaya antikorupsi yang dibangun dari jenjang SD, SMP, SMA sampai perguruan tinggi.

"Di samping itu, KPK juga terus bersemangat untuk membangun dan mengembangkan mendidik penyuluh antikorupsi yang sampai hari ini baru tercatat 2.014 orang. Di samping itu juga, kami membangun ahli pembangun integritas tercatat 228 orang," ucap Firli. (zal)


Baca Juga:

Share: Firli Bahuri Banggakan Data Pencapaian KPK di Depan Jokowi