Isu Terkini

UNS Beri Bantuan Hukum Bagi Panitia Diklatsar Menwa

Antara– Asumsi.co

featured image
ANTARA/Aris Wasita

Universitas Sebelas Maret (UNS) menyatakan memberi pendampingan hukum kepada panitia Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Resimen Mahasiswa (Menwa) terkait kasus meninggalnya Gilang Endi Saputra, mahasiswa UNS saat mengikuti kegiatan tersebut.

Alasan: Dikutip dari Antara, Rektor UNS Jamal Wiwoho mengatakan bantuan hukum bagi panitia untuk memastikan hak-hak mereka terlindungi.

“Terkait dengan proses penyelidikan, UNS menyediakan tim penasihat hukum untuk mendampingi mahasiswa, tenaga kependidikan, dosen untuk keperluan penyelidikan dan penyidikan," kata Jamal.

Kooperatif: Jamal mengaku pihaknya akan kooperatif dalam penyelidikan kasus kematian yang ditangani oleh kepolisian. Dia juga mendorong kasus itu ditangani akuntabel, transparan, dan profesional.

Autopsi: Jamal berkata UNS belum memperoleh hasil autopsi yang dilakukan Rumah Sakit Bhayangkara Semarang terhadap jenazah Gilang. Dia hanya menyebut baru menerima surat pemanggilan mahasiswa, serta surat izin untuk melakukan penggeledahan dan pencarian data oleh Polresta Surakarta.

Deklarasi anti kekerasan: UNS telah mendeklarasikan anti kekerasan usai kasus Dikalsar Menwa yang menewaskan Gilang. Usai deklarasi, pihak kampus akan menyusun manajemen risiko dalam setiap kegiatan yang melibatkan mahasiswa, termasuk menyusun surat operasional prosedur (SOP) yang paling tepat.

Pembubaran Menwa UNS: Ratusan mahasiswa UNS menuntut pembubaran Ormawa Korps Mahasiswa Siaga Batalion 905 Jagal Abilawa Menwa UNS pasca meninggalnya Gilang. Mereka menilai Menwa sudah tidak relevan dengan dunia akademik.


Baca Juga:

Share: UNS Beri Bantuan Hukum Bagi Panitia Diklatsar Menwa