Isu Terkini

Geger Ayah Diduga KDRT, Pukul Kepala dan Tendang Anak

Yopi Makdori — Asumsi.co

featured image
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo. (ANTARA/HO-Divisi Humas Polri)

Seorang pria yang diyakini sebagai pejabat eksekutif di salah satu perusahaan asing diduga menganiaya anak di bawah umur. Perlakukan kasar tersebut terekam dalam rentetan video yang diunggah Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni melalui akun Instagram pribadinya, Selasa (20/12/2022).

Diduga pejabat perusahaan: Mula-mula video itu menunjukkan seorang laki-laki yang mengenakan kaos merah berkali-kali menempeleng kepala seorang bocah laki-laki. Bocah yang terlihat mengenakan kemeja putih itu tampak menunjukkan gerak kesakitan. Tidak berhenti, pria tersebut kemudian menendang bocah tersebut.

Kemudian dalam video kedua dengan waktu berbeda, pria tersebut kembali memukul sang bocah namun kali ini bocah tersebut berusaha melawannya. Dalam video kedua terdengar suara seorang wanita yang diduga tengah merekam adegan tersebut.

“Pemukulan ke anak ya, pemukulan ke anak. Lihat KDRT ini,” kata suara wanita tersebut.

Ucapan wanita itu dijawab sang pria dengan menantangnya untuk melaporkan masalah itu ke aparat berwajib.

“Laporin ke polisi!” katanya.

Penyiksaan: Pada video kedua tersemat tulisan yang menyatakan bahwa video tersebut merupakan perlakukan buruk yang diterima anak bernama Kelvin dari ayahnya.

“Beginilah Perlakuan Buruk yang selalu Kelvin dapatkan dari Ayah Kandungnya, yang seharusnya melindungi, mendidik baik. Masih banyak bukti2 Perlakuan buruknya. Adakah Keadilan untuk anak-anak di bawah umur?” tulis pernyataan dalam rekaman terebut.

Lapor polisi: Video selanjutnya menampilkan surat laporan polisi yang diduga melaporkan pria tersebut atas tindakan kekerasan terhadap anaknya. Kemudian video kembali berganti menampilkan tampang pria tersebut dengan beragam aktivitas.

Dalam keterangan pada adegan yang lain disebutkan bahwa laporan terhadap pria tersebut sudah berjalan selama empat bulan.

“Laporan ini sudah berjalan 4 bulan namun begitulah…. dan Besar Harapan kami Semoga ada Atensi dari Pihak Kepolisian Republik Indonesia untuk kami mendapatkan keadilan Aamiin,” tulis pernyataan dalam video itu.

Kemudian video berganti dengan menampilkan seorang wanita dan bocah yang dianiaya tadi tengah merekam diri di dalam sebuah mobil. Wanita itu mengatakan bahwa laporan kasus itu dilakukan pada Polres Metro Jakarta Selatan. Dia mengharapkan supaya laporannya diproses secara baik dan adil.

“KDRT yang kita laporkan semoga ada atensi yang baik, cepat ya Kel ya,” kata wanita itu dalam video.

Kemudian bocah dalam video turut berbicara dengan mengatakan bahwa ayahnya mungkin saat ini masih bisa bersenang-senang.

“Mungkin Daddy bisa senang-senang sekarang, tapi lihat nanti,” katanya.

“Ini anaknya yang berbicara ya. Bapak Pejabat Eksekutif di salah satu perusahaan asing, silakan Anda nikmati hidup sekarang sepuas hatimu. Tapi ingat Tuhan gak tidur, keadilan juga pasti ada. Allah Maha Adil,” timpal wanita dalam video.

KDRT: Wanita dengan pria tersebut diketahui telah bercerai. Hal itu tampak dari gambar akta cerai yang turut ditampilkan pada video tersebut.

Kemudian video berganti pada adegan yang menampilkan dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) seorang pria terhadap seorang wanita yang mengenakan celana pendek dan kaos kuning. Pria tersebut tampak menyeret wanita itu. Terlihat pula sang wanita melakukan gerakan penolakan atas perlakukan pria yang tengah bertelanjang dada itu.

Video terakhir hanya menampilkan gambar tanpa suara. Namun di akhir video tampak sang pria berkali-kali menindihi wanita itu seakan ingin menyiksanya.

Desakan: Sementara itu, dalam unggahanya Ahmad Sahroni mendesak pihak kepolisian untuk segera memproses laporan tersebut.

“Pak Kapolda jajaran tolong urusan ini jadi perhatian kita semua, Merasa Hebat maka mari kita tunggu dalam beberapa hari ke depan,” katanya.

Baca Juga:

Lima Polisi Diperiksa Propam terkait Dugaan Penganiayaan Perawat di RS Medan

Prajurit TNI Pemukul Suporter di Tragedi Kanjuruhan Terancam Pasal Penganiayaan

PNS Pemkab Karawang Diduga jadi Otak Penculikan-Penganiayaan 2 Jurnalis

Share: Geger Ayah Diduga KDRT, Pukul Kepala dan Tendang Anak