Isu Terkini

Seorang Polisi Diduga Tiduri Anak Tersangka, Iming-imingi Bebaskan Ayahnya

OlehAntara

featured
Ilustrasi: Unsplash/ Anthony Tran

Organisasi perlindungan perempuan Lingkar Belajar Untuk (LIBU) Perempuan Sulawesi Tengah meminta Polda Sulteng mengusut tuntas dugaan tindak asusila yang diduga dilakukan Kapolsek Parigi, Iptu IDGN.

Penyidikan: Dikutip dari Antara, Direktur LIBU Perempuan Sulteng Dewi Rana Amir meminta Polda Sulteng menyelidiki hingga tuntas kasus tersebut. Dia mengingatkan kepercayaan publik akan pudar jika kasus itu tidak transparan.

Sanksi: Dewi meminta Iptu IDGN dijatuhi sanksi berat jika terbukti melakukan tindakan asusila kepada anak perempuan seorang pelaku kejahatan yang ditangkap dan kini mendekam di penjara di salah satu polsek di Parigi Moutong.

“Jangan sampai institusi Polri dianggap melindungi anggotanya,” ujar Dewi.

Kawal kasus: LIBU Perempuan Sulteng mengklaim siap mengawal jalannya pengusutan kasus itu, terutama melindungi korban dari ancaman pihak-pihak yang enggan korban buka suara atas insiden memilukan yang ia alami.

Kronologi: Seorang perempuan berinisial S mengaku dirayu oleh Iptu IDGN untuk berhubungan intim dengan iming-iming ayahnya dibebaskan usai ditangkap karena mencuri ternak. Ajakan itu diketahui disampaikan oleh Iptu IDGN berulang kali hingga akhirnya dipenuhi.

Bukannya menepati janjinya, Iptu IDGN disebut justru kembali mengajak untuk berhubungan intim.

Penyelidikan polisi: Polda Sumsel diketahui telah menerima laporan terkait dengan kasus itu. Iptu IDGN juga sudah dibebas tugaskan untuk kepentingan penyelidikan.

Selain keterangan saksi, polisi juga sudah memiliki barang bukti percakapan antara Iptu IDGN dengan S pada aplikasi WhatsApp.


Baca Juga:

Share: Seorang Polisi Diduga Tiduri Anak Tersangka, Iming-imingi Bebaskan Ayahnya