Kesehatan

Punya Banyak Teman Bisa Atasi Overthinking

Manda Firmansyah — Asumsi.co

featured image
Ilustrasi

Istilah overthinking menggambarkan rasa prasangka dan ketakutan yang menyerang pikiran diri sendiri. Dosen Fakultas Psikologi Universitas Bhayangkara, Wahyu Aulizalsini mengatakan, rasa tersebut bisa tidak rasional dan intens. Ini berdampak negatif pada kehidupan sehari-hari. 

“Apa jadinya jika ada seseorang yang dalam hidupnya selalu diliputi rasa curiga sampai berlebihan, tentu itu menandakan ada yang salah pada dirinya, terlebih jika dirinya sendiri tidak bisa membuktikan apakah prasangka dia terhadap orang tersebut benar, atau hanya semacam praduga pribadi saja. Tentu hal ini akan membuat diri sendiri dan orang yang dicurigai merasa tidak nyaman,” tutur Wahyu, dilansir dari Antara. 

Penyebab: Menurut Wahyu, ada empat faktor penyebab seseorang terbawa dalam prasangka dan ketakutan. Yaitu, pengalaman yang menetap, pengalaman yang dirasakan, bujukan sosial, dan keadaan psikologis. Imbasnya, hati selalu larut dalam perasaan cemas dan gelisah. 

“Karena memelihara emosi negatif dalam diri juga akan membuat aura jiwamu menjadi negatif,” ujar Wahyu. 

Selain itu, bisa memicu permusuhan dan jiwa yang merasa kesepian. Prasangka buruk yang terus dipelihara akan membuat diri merasa kesepian. Jiwa pun menjadi hampa dan kosong. 

Cara atasi: Terdapat cara untuk mengatasi overthinking. Pertama, mencoba untuk berpikir positif. Ini bisa dilakukan dengan mencerna dan menggali kembali informasi. Lalu, menilik kebaikan dari orang lain, sehingga prasangka yang tidak menyenangkan bisa perlahan-lahan menghilang. 

“Karena jika kita tidak memiliki informasi yang valid, selamanya kita akan berprasangka buruk terhadap sesuatu atau seseorang tanpa sebab yang jelas. Tentu hal itu akan merugikan diri sendiri dan orang lain,” ucapnya. 

Kedua, memperbanyak kegiatan bermanfaat untuk menekan pikiran negatif. Misalnya, bersenang-senang dengan diri sendiri (me time), menghabiskan waktu bersama keluarga/teman, hingga mengikuti kegiatan sosial yang dapat menjernihkan pikiran dari prasangka-prasangka tidak menyenangkan. 

Banyak teman: Ketiga, memperluas pergaulan. Ini agar individu bisa memiliki pandangan dan wawasan luas mengenai apa yang sedang dirasakan. 

“Dengan memiliki banyak teman dan sudut pandang kita bisa menyortir prasangka apa yang bisa dipikirkan lebih jauh dan mana yang perlu dihentikan. Saat kita memiliki banyak teman tentunya rasa toleransi terhadap perbedaan akan muncul dalam diri kita, dalam hal ini kita juga bisa meminta saran terbaik. Itulah kenapa memperluas pergaulan bisa menekan prasangka buruk yang dirasakan,” tutur Wahyu.

Baca Juga:

Peneliti Sebut Cacar Monyet Lebih Nular Lewat Hubungan Sejenis 

Virus Flu Tomat Serang Anak-anak di India 

Pasien Suspek Cacar Monyet di Sulsel Sempat ke Jakarta 

Share: Punya Banyak Teman Bisa Atasi Overthinking