Internasional

Ukraina Klaim Berhasil Bunuh Jenderal Kesayangan Putin

Thomas — Asumsi.co

featured image
ANTARA/Sputnik/Mikhail Klimentyev

Badan intelijen kementerian pertahanan Ukraina mengklaim berhasil menewaskan seorang jenderal Rusia dalam pertempuran di sekitar Kharkiv.

Mayor Jenderal Vitaly Gerasimov, Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia, tewas di luar kota Kharkiv, Ukraina timur, bersama dengan perwira senior lainnya.

Gerasimov menjadi jenderal kedua yang dibunuh Ukraina dalam seminggu terakhir.

Siapa Gerasimov: Mayor Jenderal Vitaly Gerasimov dikenal sebagai salah satu jenderal kesayangan Putin. Gerasimov mengambil bagian dalam perang Chechnya kedua, operasi militer Rusia di Suriah, dan pencaplokan Krimea yang membuatnya mendapatkan medali kehormatan dari Putin.

Belum dikonfirmasi: Kremlin belum mengonfirmasi secara resmi kematian Jenderal Gerasimov, meski Kementerian pertahanan Ukraina juga menyiarkan apa yang diklaim sebagai percakapan antara dua petugas FSB Rusia yang membahas kematian itu.

Dikutip dari the Guardian, mereka juga menyebut dan mengeluh bahwa komunikasi aman mereka tidak lagi berfungsi di dalam Ukraina.

Badan jurnalisme investigasi Bellingcat mengatakan telah mengonfirmasi kematian Gerasimov dengan sumber Rusia. Direktur eksekutifnya, Christo Grozev mengatakan mereka juga telah mengidentifikasi pejabat senior FSB dalam percakapan yang disadap.

Jenderal kedua: Jika benar dikonfirmasi, Gerasimov akan menjadi jenderal Rusia kedua yang tewas dalam waktu seminggu dalam invasi Vladimir Putin ke Ukraina. Pada awal Maret, wakil komandannya, Mayor Jenderal Andrei Sukhovetsky dikonfirmasi oleh media Rusia telah tewas.

Hilangnya perwira berpangkat tinggi terjadi pada saat banyak pasukan invasi Putin terhambat oleh masalah logistik dan perlawanan Ukraina. Kegagalan sistem komunikasi terenkripsinya bisa menjadi pukulan berat lainnya.

Pada hari Selasa, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy, mengatakan perang itu “seperti mimpi buruk” bagi Rusia dan memuji upaya perlawanan Ukraina. Komentarnya muncul setelah Linda Thomas-Greenfield, duta besar AS untuk PBB, menuduh Vladimir Putin memiliki rencana untuk “menyerang secara brutal Ukraina” dengan menembaki kota-kota.

Baca Juga:

Menlu Ukraina Tantang Putin Bertemu Langsung Presiden Zelensky

Jokowi Singgung Gagalnya Gencatan Senjata Rusia-Ukraina: Perang Persoalan Ego

Gereja di Zavorychi Ukraina Terbakar Usai Diserang Rusia

Share: Ukraina Klaim Berhasil Bunuh Jenderal Kesayangan Putin