Keuangan

Mau Mulai Investasi? 4 Obligasi Milik Pemerintah Ini Bisa Dicoba

OlehIlham Anugrah

featured image
Unsplash.com

Pemerintah sering menerbitkan obligasi untuk mendapatkan modal dari masyarakat. Biasanya, obligasi pemerintah menjadi sumber pembiayaan untuk berbagai proyek di dalam negeri, misalnya pembangunan jalan raya atau berbagai fasilitas umum yang bersumber dari APBN. Pemerintah memiliki beberapa jenis obligasi yang memiliki karakteristik masing-masing. Menurut Tejasari CFP dari Tatadana Consulting bagi yang ingin memulai investasi bisa membeli obligasi pemerintah karena aman dan terjamin. 

“Kelebihannya aman, karena dijamin langsung oleh pemerintah, pajaknya lebih kecil dari pajak deposito. Mungkin dari sisi return lebih tinggi dari deposito, “ katanya saat dihubungi Asumsi.co, Senin (21/6/2021). 

Baca juga: Bisakah Investasi Saham Dengan Modal Rp500 Ribu? | Asumsi

Meski demikian, obligasi pemerintah tidak mudah dicairkan begitu saja seperti deposito. 

“Masalahnya dari sisi likuid. Memang obligasi ada dua, ORI yang bisa dijual kapan saja, dan saving bond (SUN) hanya bisa di jual di tahun pertama. Sehingga di sisi likuiditas enggak seperti deposito, ada yang bisa dicairkan tiap bulan, tapi kalau obligasi tergantung kita beli obligasi apa?” katanya. 

Ada tiga jenis obligasi yang diterbitkan pemerintah, yaitu Obligasi Ritel Indonesia (ORI), Surat Utang Negara (SUN), dan Sukuk (obligasi berbasis syariah). Berikut penjelasannya.

 1. SUN ( Surat Utang Negara) 

SUN diterbitkan oleh pemerintah sesuai Undang-Undang No. 24 Tahun 2002. Keberadaannya digunakan oleh pemerintah untuk membiayai kebutuhan anggaran pemerintah, seperti untuk menutup defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). SUN dapat dimiliki melalui pasar perdana ataupun di Bursa Efek Indonesia. 

 2. ORI (Obligasi Ritel Indonesia) 

ORI memiliki jangka waktu 12 bulan dengan kupon atau pembayaran bunga secara diskonto.Tujuan diterbitkannya ORI adalah untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat atau investor individual untuk secara langsung memiliki dan memperdagangkan secara aktif dalam perdagangan Obligasi Negara. 

ORI juga bisa dijadikan agunan atau dijual kembali di Bursa Efek Indonesia apabila investor membutuhkan dana cair. Saat ini pemerintah sedang menggalakkan ORI019.

Melalui ORI019, pemerintah ingin mengajak publik untuk terlibat dalam program pemulihan ekonomi dan pembangunan nasional. Kemudian, bersama-sama menjaga masa depan Indonesia pascapandemi Covid-19. Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penerbitan ORI019 akan dimanfaatkan untuk pembiayaan APBN 2021, termasuk pembiayaan dalam rangka upaya penanganan dan pemulihan dampak pandemi Covid-19.

Baca juga: Investasi atau Dana Darurat, Mana yang Prioritas? | Asumsi

3. Sukuk Ritel (Obligasi Syariah) 

Sukuk Ritel adalah produk investasi syariah yang ditawarkan oleh pemerintah kepada individu Warga Negara Indonesia sebagai instrumen investasi yang aman, mudah, terjangkau, dan menguntungkan. Melalui investasi Sukuk Ritel, pemerintah menawarkan kesempatan secara langsung kepada WNI untuk mendukung pembangunan nasional. 

Hasil investasi Sukuk Ritel akan digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur yang menjadi investasi untuk merekat jalinan kebangsaan menuju bangsa yang mandiri. Menurut laman Kemenkeu, salah satu hasil pengumpulan sukuk dipergunakan untuk Pembangunan Tol Solo – Ngawi seksi I – Colomadu Karanganyar Jawa Tengah.

4. Sukuk Tabungan

Sukuk Tabungan merupakan penerbitan Green Sukuk Ritel pertama sekaligus menunjukkan komitmen dan kontribusi pemerintah dalam mengembangkan pasar keuangan Syariah. Selain itu juga untuk mengatasi perubahan iklim yang diwujudkan melalui penerbitan instrumen pembiayaan yang inovatif dan berkelanjutan. 

Salah satunya melalui penerbitan Green Sukuk Ritel - Sukuk Tabungan seri ST007, pemerintah akan membiayai proyek ramah lingkungan di lima sektor. Di antaranya energi yang terjangkau dan bersih; kerja yang layak dan pertumbuhan ekonomi; industri, inovasi dan infrastruktur; kota dan komunitas yang berkelanjutan; dan aksi iklim. Hal ini diharapkan dapat memitigasi dampak perubahan iklim dan adaptasi atas perubahan iklim yang telah terjadi.

Pada dasarnya, ORI dan Sukuk adalah instrumen investasi turunan dari SUN. ORI mulai diterbitkan pemerintah sejak tahun 2006. Sementara, produk-produk sukuk menggunakan basis syariat Islam. Apalagi, instrumen ini cocok dengan kecenderungan masyarakat zaman sekarang yang ingin mencari investasi yang halal dan menguntungkan. 

Sekarang untuk membeli sukuk dan ORI begitu mudah. Banyak perusahaan fintech menjual ORI dan Sukuk. Dengan investasi di obligasi pemerintah kita sudah membantu negara dalam pembangunan ekonomi. Bagaimana, tertarik membeli obligasi pemerintah?

Share: Mau Mulai Investasi? 4 Obligasi Milik Pemerintah Ini Bisa Dicoba