Isu Terkini

Atjong Tio Purwanto: Dari Pelepas Merpati, TNI AD Sampai Jadi Atlet Lari Halang Rintang

OlehRamadhan

featured

Setelah kita mengenal sosok Agus Prayogo, atlet lari Indonesia yang juga seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), kini satu lagi prajurit TNI yang siap menjadi andalan Indonesia di Asian Games 2018 nanti. Ia adalah Atjong Tio Purwanto.

Pada dasarnya Atjong dan Agus adalah dua orang atlet kebanggaan Indonesia yang terjung di cabang olahraga yang sama yakni lari atau atletik. Namun, bedanya Agus spesialis lari jarak jauh, sementara Atjong sendiri jago di nomor lari halang rintang.

Atjong sendiri merupakan sosok atlet kelahiran Malang, pada 17 Oktober 1992 silam. Ia tumbuh dan besar di Malang, hingga sekarang menjadi atlet lari andalan Indonesia di Asian Games 2018.

Nama Unik dan Jadi Pelepas Merpati

Menariknya, Atjong mengaku namanya sendiri merupakan pemberian bidan yang membantu sang ibu melahirkan delapan putra putrinya. Diketahui, sang bidan merupakan orang China dan Atjong sendiri merupakan anak nomor enam.

Atjong punya cerita sendiri mengapa akhirnya ia jatuh cinta dengan dunia lari. Awalnya, saat Sekolah Dasar, Atjong mencari uang dengan menjadi pelepas burung merpati. Maka dari itu ia pun terbiasa berlari di siang hari saat matahari sedang terik-teriknya selama empat jam dari pukul 14.00 sampai 16.00.

Atjong Tio Purwanto saat berhasil meraih medali emas di nomor lari halang rintang 3000m SEA Games 2017 di Malaysia. Foto: Masoc 2017.

Setelah masa kecil kerap dihabiskan sebagai pelepas merpati, kini Atjong pun berubah drastis jadi seorang atlet andalan Indonesia di Asian Games 2018. Bahkan saat ini, Atjong merupakan sosok anggota Batalyon Mekanis 521 Kodam Brawijaya, Kediri, Jawa Timur.

Atjong Sabet Emas SEA Games 2017

Bicara prestasi, Atjong bahkan pernah berhasil menyumbangkan medali emas dari nomor lari halang rintang 3.000 meter di SEA Games 2017, Kuala Lumpur, Malaysia. Padahal, saat itu, Atjong sendiri sama sekali enggak dijagokan.

Medali emas tersebut diraih Atjong saat dirinya tampil di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu, 26 Agustus 2017 lalu. Atjong berhasil finis paling depan dengan catatan waktu 9 menit 03,94 detik.

Saat itu, Atjong sendiri sukses mengungguli dua atlet Vietnam, Pham Tien San dan Do Quac Luat, yang berturut-turut finis di urutan kedua dan ketiga. Pham menyelesaikan lomba dalam tempo 9 menit 06,31 detik, sedangkan Do mencatat waktu 9 menit 08,72 detik.

"Saya berterima kasih kepada orang-orang yang selalu mendukung, pelatih dan teman-teman. Hal ini memberi tambahan semangat buat saya, mereka memberi tenaga baru untuk saya," kata Atjong kala itu.

Saat itu, Atjong sendiri memang sama sekali enggak dijagokan dan bukanlah unggulan untuk meraih medali. Apalagi, ia bergabung ke pelatnas di waktu yang sudah sangat mepet.

"Saya dipanggil ke pelatnas paling belakang, pada bulan April, bersama tujuh atlet lain," tutur Atjong.

Jalan Terjal Atjong Menuju Prestasi

Jalan Atjong meraih medali emas SEA Games 2017 tidaklah mudah. Selain ia dipanggil ke pelatnas dalam waktu yang sangat mepet dengan pelaksanaan SEA Games itu, Atjong juga harus berlatih keras agar bisa tampil maksimal.

Tak heran jika akhirnya Atjong sempat mengalami cedera hamstring selama dua pekan lantaran harus berlatih berat demi tampil di SEA Games 2017. Seolah ingin membayar lunas kegagalannya meraih emas di SEA Games 2015 Singapura lalu, Atjong pun terus berlatih keras.

Atjong Tio Purwanto saat diarak rekan-rekannya di Batalyon Mekanis 521, Kediri. Foto: Instagram/AtjongTioPurwanto.

Sekadar informasi, Atjong hanya meraih medali perunggu di ajang SEA Games 2015 lalu.

Meski begitu, Atjong mendapatkan dukungan penuh dari rekan-rekannya di Batalyon mekanis 521 D-Y Kediri. Bahkan, rekan-rekannya itu mendukung dengan menggelar pengajian dan mengirimkan video motivasi kepada Atjong.

"Motivasi dari mereka sangat luar biasa. Sebelum saya ke Kuala Lumpur, mereka kirim pesan ke saya agar semangat. Kemudian membuat pengajian dan bikin video khusus buat saya," kata Atjong kala itu.

Kini setelah emas SEA Games 2017 berhasil diraih, Atjong akan terus berlari di lintasan halang rintang 3000 m di level yang lebih tinggi yakni Asian Games 2018.

Ambisi Atjong di Asian Games 2018

Lomba lari halang rintang 3.000 meter merupakan salah satu nomor yang terberat di cabang atletik. Atjong pun harus berusaha keras agar bisa meraih prestasi terbaik dengan menyumbangkan medali emas di Asian Games 2018 nanti.

“Olahraga ini jelas sangat tidak menjenuhkan, lantaran lomba ini memiliki rintangan yang harus melewati bak air dan banyak gawang di masing-masing putaran trek,” ucap Atjong Tio Purwanto seperti dikutip dari Juaranet, Jumat, 23 Februari 2018.

“Sekali seorang atlet jatuh di bak air atau saat berlari akan mempengaruhi lomba dan akan menjadi masalah besar untuk mengejar waktu tercepat,” ucap Atjong.

Atjong bersama rekan-rekannya di pelatnas sendiri saat ini tengah melakukan pelatnas di Pangalengan, Jawa Barat. Meski baru bergabung sejak Desember 2017, Atjong mengaku ingin berlatih di luar negeri.

"Saya ingin mengikuti uji coba dan pemusatan latihan di luar Asia, seperti di Spanyol (Eropa) dan Kenya (Afrika)," kata Atjong.

Share: Atjong Tio Purwanto: Dari Pelepas Merpati, TNI AD Sampai Jadi Atlet Lari Halang Rintang