Internasional

Kirim Pasukan Khusus, Belarus Bantu Rusia Invasi Ukraina

Manda Firmansyah– Asumsi.co

featured image
ANTARA/Russian Defence Ministry Press Service/Andrey Rusov

Belarus akan mengirimkan pasukan operasi khusus ke tiga daerah dekat perbatasan dengan Ukraina di bagian selatan. Angkatan bersenjata mengungkapkan rencana itu saat Presiden Belarus Alexander Lukashenko membahas peranan rudal buatan Rusia dalam memperkuat pertahanan negaranya. 

Sekutu Rusia: Belarus merupakan sekutu erat Rusia. Pada Maret 2022, Belarus mengatakan, angkatan bersenjatanya tidak ambil bagian dalam pergerakan yang disebut Rusia sebagai "operasi khusus" di Ukraina. 

 Namun, Belarus bertindak sebagai landasan peluncuran saat Rusia mengirimkan ribuan tentara ke perbatasan dengan Ukraina pada 24 Februari. 

Keluhkan NATO: Belarus sudah berbulan-bulan mengeluhkan peningkatan kekuatan tentara negara-negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di dekat perbatasannya. 

Sebagai tanggapan atas pergerakan tersebut, Belarus juga sedang meningkatkan jumlah dan intensitas latihan militer. 

"Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya terus meningkatkan keberadaan militer mereka di negara-negara yang berbatasan dengan Republik Belarus. Pengelompokan itu berkekuatan lebih dari dua kali lipat dalam enam bulan terakhir ini, baik secara kuantitas maupun kualitas," ujar panglima militer Belarus Viktor Gulevich, dilansir dari Antara. 

Belarus juga menerjunkan unit-unit pertahanan udara, artileri, dan peluru kendali untuk melakukan latihan di kawasan barat.

Produksi rudal: Lukashenko mengatakan, Rusia sudah setuju akan membantu Belarus memproduksi rudal yang mirip dengan Iskander --yang dipakai Rusia di Ukraina. 

Belarus menginginkan untuk terus menggunakan sistem rudal darat-ke-udara tipe S-400 dan S-300 buatan Rusia. 

"Kami ini adalah realis, kami menyadari bahwa kami tidak akan bisa mengalahkan NATO. Tapi kami bisa menyebabkan kerusakan, terutama di wilayah-wilayah tempat serangan akan ditujukan ke arah kami," tutur Lukashenko.

Baca Juga:

Kematian Misterius Para Oligarki Rusia 

Presiden Ukraina: Rusia Memulai Perang di Donbas 

Presiden Pertama Ukraina Leonid Kravchuk Wafat

Share: Kirim Pasukan Khusus, Belarus Bantu Rusia Invasi Ukraina