Isu Terkini

One Way Dihentikan, Polri Berlakukan Normalisasi Km 70 Cikampek Sampai Km 414 Kalikangkung

Joko Panji Sasongko — Asumsi.co

featured image
ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT

Korlantas Polri mengakhiri masa rekayasa lalu lintas sistem
satu arah (one way) dari Km 70 GT Cikampek Utama (Cikatama) sampai dengan Km
414 GT Kalikangkung, Semarang, dengan memberlakukan normalisasi arus lalu
lintas, Minggu (1//2022).

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan
terhitung mulai pukul 12.00 WIB, arus lalu lintas dari Km 70 GT Cikatama sampai
Km 414 GT Kalikangkung, Semarang berlaku normal dua arah.

“Pada pukul 12.00 WIB akan dilakukan penutupan rekayasa
lalin one way sekaligus pelaksanaan penormalan (normalisasi dua arah),”
kata Dedi seperti dilansir Antara.

Ia menjelaskan, normalisasi tersebut dilakukan setelah
mengamati dan melihat kondisi arus lalu lintas arus mudik di ruas jalan tol
telah berangsur normal pada H-1 Idul Fitri 2022.

Berdasarkan pemantauan arus lalu lintas anggota di lapangan
dari arah barat menuju ke timur (mudik), pantauan melalui CCTV baik yang ada di
NTMC maupun command center PJR dan hasil dari peta digital arus lalu lintas
serta koordinasi dengan pihak Jasa Marga bahwa lalu lintas cukup normal dan
data kendaraan yang keluar dari GT Cikatama menuju arah Trans Jawa (mudik) di
bawah indikator untuk melakukan rekayasa lalu lintas baik cara bertindak
contraflow maupun cara bertindak one way.

“Ketika rata-rata per jam yang melintasi jalan tol di
bawah 3.000 sudah normal, kalau 3.000 – 5.000 dilaksanakan contraflow beberapa
lajur tergantung arah kepadatan dan apabila sudah di atas 5.000 maka
rekayasanya one way. Begitu SOP-nya,” ujar Dedi.

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Korlantas Polri Kombes Pol
Eddy Djunaedi menambahkan, pukul 12.00 WIB status rekayasa lalu lintas one way
berakhir diganti dengan kegiatan normalisasi dua arah.

“Normalisasi selama 2 jam maksimal untuk memastikan
bahwa jalur dan rest area sudah aman semuanya,” kata Eddy.

Berdasarkan data dari Jasa Marga, pergerakan kendaraan dari
H-10 sampai dengan H-2 Lebaran 2022 (22 -30 April), sebanyak 1,6 juta kendaraan
meninggalkan Jabodetabek. Angka tersebut meningkat 19 persen dari lalu lintas
normal.

Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas
(lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah
Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama
(arah Trans Jawa dan Bandung).

Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek
ini naik 19 persen jika dibandingkan lalu lintas normal periode November 2021
dengan total 1.354.453 kendaraan.

Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju
ke tiga arah, yaitu mayoritas sebanyak 864.506 kendaraan (53,6 persen) menuju
arah timur (Trans Jawa dan Bandung), 446.449 kendaraan (27,7 persen) menuju
arah barat (Merak) dan 300.980 kendaraan (18,7 persen) menuju arah selatan
(Puncak).

Baca Juga

Share: One Way Dihentikan, Polri Berlakukan Normalisasi Km 70 Cikampek Sampai Km 414 Kalikangkung