Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) melayangkan wacana untuk ikut mengawasi tayangan media digital, termasuk YouTube dan Netflix. Ketua KPI periode 2019 - 2022, Agung Suprio menyebut bahwa KPI ingin konten di media konvensional (televisi hingga radio) juga media baru sesuai dengan filosofi bangsa Indonesia, yakni Pancasila. Jelas, dan sangat wajar banyak orang yang merasa, wacana KPI ini terlalu kolot dan tidak dewasa. Pasalnya, masyarakat beralih ke media digital justru karena media konvensional dirasa tidak lagi menggunakan frekuensi publik untuk kepentingan publik. Selengkapnya di #AsumsiEditorial Kenapa KPI Ikut Ngatur Konten Digital?

20,206

views

Politik

Pilkada

Istana

Parlemen

Pemilu

Current Affairs

Budaya Pop

Asumsi Emosi

21 November 2017

Persepsi Lu Bisa Diatur!

21 November 2017

The Victor Kamang

21 November 2017

Asumsi Daily

Asumsi Kolektif