Survei Charta Politika: Prabowo, Sri Mulyani, dan Erick Thohir Menteri Berkinerja Terbaik

Lembaga survei Charta Politika Indonesia merilis hasil survei bertajuk “Trend 3 Bulan Kondisi Politik, Ekonomi, dan Hukum pada Masa Pandemi COVID-19”, Rabu (22/7/20). Survei ini mengukur, salah satunya, penilaian publik atas kinerja para menteri Kabinet Indonesia Maju 2019-2014.

Survei Charta Politika dilaksanakan pada 6-12 Juli 2020, melalui wawancara telepon dengan metode simple random sampling kepada 2.000 responden yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Lalu, margin of error (toleransi kesalahan) survei sebesar 2,19 persen pada tingkat kepercayaan (level of confidence) sebesar 95 persen. Sementara itu, kriteria responden berusia minimum 17 tahun atau memiliki hak suara dalam pemilu.

Menurut hasil survei, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berada di posisi teratas dengan 12,8 persen dalam kategori menteri berkinerja terbaik. Lalu disusul Menteri Keuangan Sri Mulyani 11,5 persen di posisi kedua dan Menteri BUMN Erick Thohir di posisi ketiga dengan 5,8 persen.

Sementara di peringkat keempat ada Menko Polhukam Mahfud MD dengan tingkat kepuasan mencapai 4,6 persen, dan di peringkat kelima ada Menteri PUPR berada dengan 4,2 persen. Selanjutnya ada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (2,6 persen), Menteri Sosial Juliari Batubara (2,2 persen), dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim (2 persen).

Tercatat ada 12 menteri yang masuk dalam daftar menteri dengan kinerja terbaik. Sebanyak 44,4 persen responden menjawab tidak tahu atau tidak menjawab sama sekali. Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya pun menjelaskan alasan di balik predikat menteri berkinerja terbaik terhadap 12 menteri tersebut.

"Kebanyakan nama-nama yang muncul adalah yang memiliki tingkat pengenalan (awareness) yang tinggi atau pos kementeriannya mendapatkan sorotan media di saat situasi pandemi COVID-19," kata Yunarto, Rabu (22/7). 

“Kita tidak tampilkan nama, sehingga nama-nama menteri yang muncul merupakan spontanitas dari responden karena menggunakan metode terbuka. Oleh sebab itu, masih muncul nama eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meskipun ia sudah tak lagi menjadi menteri Jokowi,” ucapnya. 

Susi menempati peringkat kesembilan dengan tingkat kepuasan mencapai 1,7 persen. Menariknya, Susi bahkan mengungguli Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang berada di peringkat ke-10 dengan persentase 1,5 persen, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (1,2 persen) dan Sekretari Kabinet Pramono Anung (1,0 persen).

“Lalu, tingkat pengenalan dari jabatannya ada juga yang lebih tinggi dari namanya sendiri, seperti Juliari Batubara. Banyak responden yang hanya menyebutkan beliau Mensos saja ketimbang menyebut namanya yakni Juliari Batubara,” katanya.
 

Related Article