Supir Ojol Ikhlas Habiskan Pendapatan Sehari untuk Galang Perjuangan

Penggalangan dana dari rakyat adalah cara yang lazim digunakan oleh kandidat-kandidat yang maju dalam kontestasi politik elektoral. Mulai dari Alexandra Ocasio-Cortez di Amerika Serikat, sampai Kartu Sakti PSI, berbagai cara dilakukan untuk penggalangan dana tersebut. Salah satu alasan galang dana ini adalah untuk dapat berdikari dalam berpolitik, sekaligus menghindari praktik mahar politik yang masih seringkali dilakukan. Yang terbaru, calon presiden dan wakil presiden dari nomor urut 02, Pabowo Subianto-Sandiaga Uno, pun membuka penggalangan dana untuk kampanyenya dalam Pemilu Serentak 2019 yang akan dilaksanakan 17 April 2019 mendatang. Prabowo-Sandi pun memberikan nama Galang Perjuangan untuk aktivitas penggalangan dananya tersebut.

Diluncurkan melalui akun Facebook di tanggal 21 Juni yang lalu, Prabowo sempat berkata bahwa donasi yang ia terima cukup variatif. Bahkan ada yang memberikan sebesar 5 ribu Rupiah. “Ya lumayan Alhamdulillah ada yang nyumbang 5 ribu, 7 ribu (Rupiah,” ungkap Prabowo di Hambalang, Bogor, Rabu (27/6) yang lalu, seperti dilansir dari detik.com. Ia pun berharap bahwa penggalangan dana ini dapat mendukung perjuangan politik dirinya.

Berkaitan dengan Galang Perjuangan ini, salah satu akun Twitter, @romitsut, sedang ramai menjadi fokus para warganet Twitter. Hal ini karena pesan di dalam satu cuitan akun tersebut. Sembari menuliskan #2019GantiPresiden, akun @romitsut ini mengunggah video seorang bapak yang rela memberikan seluruh hasil pendapatannya dalam sehari sebagai pengemudi ojek daring  untuk dikirimkan ke rekening Galang Perjuangan milik Prabowo. Sambil terasa meringis, bapak tersebut memberikan gambaran bahwa dirinya rela mengeluarkan seluruh pendapatannya dalam sehari yang ‘hanya’ sebesar Rp44.800 untuk diberikan pada Prabowo-Sandi. Jika benar, jelas bahwa bapak ini nampak begitu militan dalam dukungannya pada pasangan Prabowo-Sandi.

Cuitan ini pun menimbulkan respon yang begitu variatif. Kebanyakan, para warganet mendoakan bapak tersebut agar rezekinya tetap lancar. Beberapa warganet lain pun turut membalas cuitan tersebut dengan memberikan bukti transfer bahwa mereka telah ikut berperan dalam Galang Perjuangan.

Dengan kondisi apa adanya, seorang bapak yang rela memberikan semua pendapatannya demi memberikan dukungan pada pasangan Prabowo-Sandi. Padahal, seperti diketahui umum, mereka adalah dua orang dengan akumulasi kekayaan yang begitu besar di Indonesia. Apakah Galang Perjuangan ini adalah sebuah tindakan yang etis?

Galang Dana, Solusi Terbaik Sumber Dana untuk Nyapres?

Mungkin jika dihadapi dengan realita yang sama dengan Prabowo-Sandi, akan banyak dari kalian yang kebingungan. Di satu sisi, menggalang dana seperti Galang Perjuangan dapat meningkatkan keterikatan para pemilih sekaligus keterlibatan pemilih dalam pemenangan paslon yang dipilihnya. Hal ini dapat meningkatkan kuatnya ikatan antara pemilih dan yang dipilih. Selain itu, penggalangan dana juga memberikan kemungkinan untuk tambahan dana bagi kandidat politik yang membutuhkan logistik yang besar, tanpa rasa takut bahwa dana tersebut adalah bagian dari mahar politik.

Di sisi lain, Prabowo-Sandi merupakan dua orang yang begitu kaya. Kekayaan Sandiaga saja, per Agustus 2018, dicatat oleh KPK sebesar Rp5 triliun. Belum lagi ditambah kekayaan Prabowo. Melihat seorang supir ojek daring rela menghabiskan pendapatannya dalam sehari yang tidak sampai 45 ribu Rupiah, hanya untuk diberikan pada perjuangan politik dua orang kaya Indonesia, tentu menjadi dilema moral tersendiri. Meski begitu, jika memang banyak orang merasa perlu untuk memberikan uangnya ke Galang Perjuangan, hal tersebut bukanlah hal yang salah pula. Yang terpenting, paslon nomor urut 02 juga harus memastikan bahwa Galang Perjuangan bukanlah sesuatu yang memaksa, melainkan hanya bersifat sukarela.

Related Article