post

Current Affairs

Sandiaga Uno: Makin Hebat Krisis, Makin Banyak Peluang

MM Ridho, 15 April 2020

Dampak pandemi COVID-19 memukul seisi dunia. Pemerintah, publik, perusahaan, semua mesti bersiasat sekaligus mengencangkan ikat pinggang.

Bagi perusahaan, misalnya, kemapanan bahkan tak menjamin mereka bebas dari ancaman kebangkrutan. Berbagai perusahaan terpaksa memperlambat laju produksinya, ada pula yang mesti merombak ulang model bisnisnya.

Di Indonesia, hampir seluruh sektor industri terdampak. Namun, bukan berarti dunia gelap gulita. Menurut pengusaha dan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, situasi ini justru bisa menjadi kesempatan bagi perusahaan-perusahaan untuk berinovasi.

“Saya sekarang sedang baca buku, The Startup Game judulnya. Buku itu sudah memprediksi apa yang akan terjadi pada startup model WeWork [dan] Airbnb. Kalau setiap startup diberikan limitasi atau restriksi pastinya mereka akan lebih berinovasi untuk menghadapi perkembangan dan persaingan,” kata Sandiaga dalam diskusi "Ketahanan Ekonomi Masyarakat Menghadapi COVID-19" di kanal YouTube Asumsi.

“Saya rasa untuk beberapa industri kita bisa menerapkan ini. Jadi, ini adalah a new normal untuk mereka ... Pastinya, jika dulu uang banyak mengalir, sekarang mungkin mereka akan lebih selektif dan pastinya akan ada kolaborasi dibandingkan kompetisi,” ujarnya.

Bagi Sandiaga, saat ini merupakan waktu terbaik untuk beradaptasi. Setelah pandemi COVID-19 berlalu, orang-orang yang mampu beradaptasi akan mendapatkan peluang untuk berbenah dan melakukan evaluasi terhadap berbagai hal.

“Hari tercerah mungkin akan kita dapatkan setelah badai berlalu, peluang terbaik kita dapatkan setelah krisis. Makin hebat krisisnya, makin banyak peluangnya. Ini juga bisa menjadi faktor untuk berbenah bagi kita untuk memperkuat rantai distribusi dan juga ketahanan pangan kita,” katanya.

Tak hanya kepada para pelaku bisnis, Sandiaga Uno juga berbicara kepada keluarga-keluarga Indonesia.

“Kita harus fokus untuk invest, tapi dalam bentuk knowledge untuk diri sendiri. Misalnya kita bisa mengikuti webinar atau pelatihan online. Bisa kita ikuti Harvard atau MIT untuk kelas online yang gratis,” kata Sandiaga. “Saya yakin badai pasti berlalu. Kalau ini dieksekusi dengan baik oleh semua keluarga, pastinya ekonomi kita akan jauh lebih kuat pasca COVID-19.”