Sandiaga Mantap Nyawapres, Warga DKI akan Merindukan 3 Hal Ini

Meski sadar belum menyelesaikan tugasnya, Sandiaga Salahudin Uno sudah menyatakan mundur sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, sebab ia akan maju menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. Di Jumat, 10 Agustus 2018, Sandiaga telah mantap memberikan surat pengunduran dirinya kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Maka dengan ini saya Sandiaga Salahudin Uno lahir di Pekanbaru, Riau 28 Juni 1969 alamat di jalan Galuh, Kelurahan Selong, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, jabatan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta dengan ini menyampaikan surat pernyataan berhenti dari jabatan saya sebagi Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta masa jabatan 2017-2022 sejak hari ini saya tanda tangani," kata Sandiaga.

Anies yang telah bekerja dengan Sandiaga mengurus Jakarta selama sekitar 10 bulan pun menanggapi surat penguduran diri tersebut dengan baik. Ia bahkan mengucapkan selamat berjuang di kontestasi Pilpres yang akan dihadapi oleh Sandiaga.

“Seperti juga bang Sandi, he will never be missedwe will miss him, tapi kami percaya tugas besar sedang ada di pundaknya Bang Sandi, InsyaAllah yakin usahanya sampai dan InsyaAllah apa yang dilakukan akan menjadi kebaikan untuk Jakarta dan Indonesia,” ujar Anies kepada Sandi.

Sama dengan Anies, warga Jakarta juga tentu akan merasa kehilangan dengan sosok Sandiaga. Meski baru 10 bulan, tapi Sandi telah memberikan tumpukan kenangan yang mungkin sulit dilupakan. Nah, berikut tiga hal yang akan membuat warga DKI merindukan sosok Sandiaga.

Wagub yang Gemar Olahraga

Sejak dilantik menjadi Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta pada Senin, 16 Oktober 2017, hingga saat ini, Sandiaga dikenal dengan kegemarannya dalam berolahraga dan menjaga kesehatan serta kebugaran tubuh. Dulu, sebelum pelantikan, Sandiaga menyempatkan diri melakukan treadmill dan yoga di kediamannya di Jalan Pulobangkeng, Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Tentu kita juga masih ingat, dengan salah satu pertandingan olahraga air yang unik antara Sandiaga dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Sandi berenang sejauh 1 kilometer sedangkan Susi menggunakan paddling, semacam perahu kecil yang didayung dengan berdiri.

 

A post shared by Sandiaga Salahuddin Uno (@sandiuno) on

Di hari terakhirnya menjabat sebagai Wagub DKI pun, Sandiaga juga memilih berlari dari Sunda Kelapa ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Alhamdulillah, tadi lari [menuju ke KPU] dari Sunda Kelapa,” ujar Sandiaga.

Dari berbagai bukti kecintaannya terhadap olahraga, kita tentu enggak heran mengapa Sandiaga bisa tampak begitu bugar di usianya yang sudah menginjak umur 50 tahun. Hal ini juga menjadi salah satu hal yang bisa dirindukan warga DKI dari mantan Wagubnya.

Inovasinya Terhadap Beutifikasi dan Foto "Instagramable"

Salah satu keunikan dari Sandiaga adalah kata-katanya yang cukup sulit dicerna di kepala namun mudah terngiang-ngiang di ingatan. Jargon ‘beautifikasi’ yang sampai saat ini masih menjadi alasan mengapa wilayah DKI Jakarta kini tampak lebih berwarna-warni.

Mural di dinding pinggir jalan, trotoar, sampai pembatas jalur khusus transjakarta dicat dengan warna-warna pastel. Semua dipersiapkan demi estetika dalam penyambutan Asian Games 2018 yang diselenggarakan di Jakart dan Palembang.

Jauh sebelum adanya persiapan Asian Games, Sandiaga sepertinya memang cukup intens dalam mengupayakan penampakan Jakarta agar lebih sedap dipandang. Bahkan, Sandiaga yang kini menjadi mantan Wakil Gubernur DKI cukup peduli dengan hasil foto untuk Instagram.

"Sekarang saya tanya di mana di Jakarta yang "instagrammable"? Karena orang sekarang sukanya cari tempat-tempat cantik untuk difoto di Instagram. Ini jadi pekerjaan rumah buat kita bagaimana kita bisa menghidupkan titik sejarah untuk publik," kata Sandiaga dalam acara diskusi di Universitas Al-Azhar, Jakarta Selatan, Selasa, 26 September 2017 lalu.

 

A post shared by Sandiaga Salahuddin Uno (@sandiuno) on

Sayangnya, keputusannya untuk maju menjadi cawapres harus ia tinggalkan. 

Senyum Lebarnya, Meski Dikritik Warga Jakarta

Selama menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga tak pernah menunjukkan emosinya dalam menanggapi berbagai kritikan. Sekelas Sandi yang namanya pernah masuk dalam deretan orang terkaya di Indonesia, tentu mengetahui kalau ia sering dijadikan bahan lelucon karena aksinya.

Seperti jurus bangau yang menjadi andalan Sandi sejak masa kampanye Gubernur DKI 2017 lalu, Sandi sering menjadi bahan lucu-lucuan para netizen. Hal ini menjadi salah satu hal yang membuat Sandiaga berbeda dengan pimpinan Pemprov DKI yang lainnya.

Sandi bahkan jarang dan nyaris tidak pernah marah dan mengeluarkan emosinya, ia tetap tersenyum lebar saat menghadapi beragam serangan pertanyaan-pertanyaan media.

 

A post shared by Sandiaga Salahuddin Uno (@sandiuno) on

 

Related Article