Prabowo Ungkap Pesan Sang Ayah Soal Rakyat Kecil

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengungkapkan pesan sang ayah, Soemitro, kepada dirinya soal keberpihakan kepada rakyat. Prabowo juga bicara soal perjuangan membangun bangsa yang dimulai dari kerja keras rakyat.

Prabowo menyampaikan pernyataan tersebut di hadapan para wisudawan/wisudawati pada acara Wisuda Pascasarjana ke-37, Sarjana ke-68, dan Diploma Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD Serpong, Tangerang, Kamis, 26 April.

Menurut Prabowo, negara atau pemerintah, bahkan masyarakat pada umumnya, harus berpihak dengan rakyat. Jika rakyat dalam kondisi serba kekurangan, maka negara dan seluruh elemen bangsa harus hadir untuk membuat rakyat berkecukupan. 

"Bagi saya, 'Right or wrong is my people'. Kalau rakyat kita lemah, harus dibikin kuat. Kalau rakyat kita kurang pintar, harus dibikin pintar. Kalau alasannya banyaknya pekerja dari negara kita keluar negeri, itu tandanya tidak ada pekerjaan yang layak bagi mereka," tulis Prabowo di akun Facebook resminya, Jumat, 27 April.

Baca Juga: Punya 9 Calon Terbaik, PKS Tak Rela Anies Baswedan Jadi Cawapres Prabowo

Prabowo pun menyampaikan pesan sang ayah kepada dirinya bahwa di mana pun ia bekerja dan apa pun yang dikerjakan, maka ia harus berpihak kepada rakyat kecil. Prinsip itulah yang sampai hari ini masih terus berusaha disebar Prabowo.

"Pesan ayah saya, Profesor Soemitro, kepada saya adalah, 'Prabowo apa pun yang kamu lakukan, apa pun yang kamu kerjakan, kamu harus selalu berpihak kepada rakyat kecil'," ujar mantan Danjen Kopassus tersebut.

Tak hanya itu saja, sehari sebelumnya pada Rabu, 25 April, Prabowo juga menghadiri acara Wisuda Pascasarjana, Sarjana dan Diploma Universitas Islam As-Syafi'iyah yang digelar di Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur. 

Pada kesempatan itu, ia kembali bicara soal masa depan bangsa yang ada di tangan para pemuda. Prabowo menegaskan bahwa negara dan bangsa ini harus dipimpin oleh orang-orang yang berpendidikan.

Baca Juga: Maruarar Sirait Beberkan Alasan Jokowi Tak Akan Aksi Telanjang Dada

"Selamat menjadi cendekiawan. Seorang cendekiawan adalah harapan masa depan suatu bangsa. Seorang cendekiawan adalah calon-calon pemimpin suatu bangsa,” tulis Prabowo di laman Facebook-nya.

“Suatu bangsa tidak mungkin dipimpin oleh orang-orang yang tidak berpendidikan. Pemimpin-pemimpin yang menggerakkan suatu bangsa tidak mungkin mereka yang tidak cerdas dan terampil serta disipilin," ucapnya.

"Pesan saya kepada generasi muda, kalian harus semangat, kalian harus optimis, kalian harus berani. Anak-anak muda harus berani. Berani menghadapi tantangan, berani menatap masa depan, berani menderita, berjuang, jangan jadi generasi yang santai," ujarnya.

Seperti diketahui, Prabowo sendiri kemungkinan besar bakal kembali maju sebagai calon presiden pada kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Hanya saja sejauh ini, partai pimpinan Prabowo, Gerindra, masih menjajaki koalisi dengan partai politik lainnya.

Related Article