Pesepak bola Muda Indonesia Hambali Tholib Segera Jalani Trial di Eropa

Indonesia tak pernah kehabisan bakat-bakat sepak bola. Satu nama yang saat ini jadi buah bibir para pecinta sepak bola nasional adalah Hambali Tholib. Bintang muda Persela Lamongan ini dikabarkan mengundang minat sebuah klub Eropa.

Kabarnya Hambali mendapat kesempatan untuk menjalani trial, atau masa uji coba di Zagreb Lokomotiva, klub peserta kompetisi teratas di Kroasia, Prva HNL. Pihak Persela Lamongan, klub yang saat ini dibela Hambali, membenarkan kabar tersebut. "Pada intinya Persela mendukung penuh langkah Hambali untuk menjalani trial di Eropa. Mudah-mudahan saja sukses di sana," kata pelatih Persela, Aji Santoso, seperti dilansir di laman resmi Persela, Selasa (11/6).

Persela Dukung Penuh Langkah Hambali

Aji sebetulnya merasa berat untuk melepas Hambali. Pasalnya, mantan pelatih Persik Kediri dan Arema FC itu ingin melihat pemain mudanya itu berkembang bersama Persela sebelum ke Eropa. Sang pelatih tak meragukan kemampuan Hambali, termasuk visi bermain yang mumpuni dari siswa SKO Ragunan tersebut. Namun, pelatih yang pernah membela Timnas Indonesia pertengahan 1990-an itu mengkhawatirkan pengalaman anak asuhnya itu yang masih sedikit.

Meski begitu, Aji tetap bersyukur dan bangga lantaran Hambali diminati klub Eropa. Tak banyak pemain Indonesia mendapatkan kesempatan itu. "Dia baru beberapa bulan di Persela dan sekarang sudah punya kesempatan trial di Eropa. Itu adalah dari sisi saya merasa senang," ujar Aji.

Hambali Tholib merupakan salah satu pemain andalan Aji Santoso di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Shopee Liga 1. Pemain kelahiran Makassar itu semakin dikenal publik tanah air lantaran mencetak gol debut indah saat Persela bertandang ke markas Arema FC pada pekan ketiga kompetisi musim 2019.

Apa Kata Hambali?

Hambali pun ikut buka suara soal kesempatan langka untuk menjalani trial di salah satu klub asal Kroasia itu. Menurut Hambali, sebenarnya pihaknya sudah sejak lama menjalani pembicaraan dengan Zagreb Lokomotiva. Hanya, ada beberapa kendala yang membuatnya baru bisa menjalani trial pada bulan Juni 2019 ini.

"Awalnya itu sebelum dari Persela sudah ada pembicaraan. Ada panggilan buat trial bulan Januari kemarin," kata Hambali yang saat ini juga memperkuat Timnas Indonesia U-23. Pada kesempatan itu, Hambali mengatakan tidak bisa datang lantaran masih berstatus sebagai pemain Sriwijaya FC. "Waktunya juga tidak tepat karena telat, belum bikin visa dan lain-lainya," ucapnya.

Beruntung, setelah itu Hambali dan pihak Zagreb Lokomotiva sepakat untuk mengundur waktu trial hingga bulan Juni. Lalu, saat itu pula Hambali memutuskan untuk menjalani seleksi terbuka di Persela, hingga akhirnya lolos dan masuk ke tim utama untuk proyeksi bermain di Shopee Liga 1 2019. 

Sejak awal, Hambali sebenarnya sudah menjelaskan kepada pihak Persela bahwa ia akan menjalani trial dengan Zagreb Lokomotiva di bulan Juni. Menurutnya, pihak Persela memahami situasi yang ada. "Tertulis di kontrak," kata Hambali.

Hambali Bakal Ikuti Jejak Egy Maulana Vikri dan Firza Andika

Jika jadi berangkat ke Kroasia, Hambali akan menambah daftar pemain muda Indonesia yang bermain di Eropa. Sebelumnya sudah ada dua nama, yakni Egy Maulana Vikri dan Firza Andika.

Egy sudah bergabung dengan klub asal Polandia, Lechia Gdansk, dengan kontrak resmi berdurasi tiga tahun hingga 30 Juni 2021. Pengumuman itu disampaikan oleh Lechia di laman resmi klubnya. 

"Egy sudah resmi menandatangani kontrak bersama Lechia Gdansk, dan akan berlaku hingga 30 Juni 2021 dengan opsi perpanjangan selama dua tahun," tulis pernyataan manajemen melalui laman resmi Lechia, 9 Juli 2018 lalu.

Egy sebelumnya diperkenalkan oleh Lechia Gdansk pada 11 Maret 2018. Akan tetapi kontraknya baru akan berlaku pada Juli 2018 atau tepatnya setelah pemain asal Medan itu berusia 18 tahun sesuai dengan regulasi pemain profesional.

Saat itu, Egy langsung menjalani latihan pramusim bersama Lechia di Cetniewo dan Oplaenica. Sejak resmi diperkenalkan klub sebagai pemain baru, Egy memang kesulitan untuk menembus skuad utama dan lebih banyak duduk di bangku cadangan, yakni sebanyak sembilan kali, dan sisanya ia memperkuat tim kedua Lechia.

Egy pernah mendapat kesempatan bermain bersama Lechia dalam laga terakhir Liga Polandia 2018/2019 menghadapi Jagiellonia Bialystok, Minggu (19/5) waktu setempat. Pemain jebolan SKO Ragunan itu hanya tampil sejak menit ke-88 menggantikan Michal Mak.

Egy tercatat hanya mendapat dua kesempatan bermain dalam musim pertama membela Lechia Gdansk. Pertama kali ia tampil memperkuat Lechia adalah pada Desember 2018 lalu ketika skuat berjuluk Gdanskie Lwy itu menang 4-0 atas Gornik Zabrze di pentas Liga Polandia. Egy mendapat jatah bermain delapan menit setelah menggantikan Luka Haraslin.

Selain Egy, ada nama Firza Andika yang saat ini bergabung dengan klub Liga Belgia, AFC Tubize. Bintang Timnas Indonesia U-19 itu resmi diperkenalkan oleh klub kasta kedua Liga Belgia itu pada Rabu (30/1/2019). Setelah melalui proses pendekatan yang cukup lama, AFC Tubize mengumumkan transfer Firza melalui situs resminya.

"Selalu tertarik dengan pemain-pemain dari Benua Asia, AFC Tubize memantau timnas U-19 Indonesia yang bertanding di Toulon Tournament pada 2017. Ini adalah proses dari AFC Tubize mengundang trial Firza Andika pada November 2018," tulis laman resmi klub.

Sejak bergabung dengan AFC Tubize hingga saat ini, Firza Andika masih terus mematangkan proses adaptasi sebelum bisa bergabung dengan tim utama. Ia mulai bergabung dengan tim U-18 AFC Tubize, lalu pelan-pelan ia naik kelas dengan bermain bersama tim U-21.

Related Article