Jelang Pilgub Jabar 2018, Gerindra Mulai Cari-Cari Mitra Koalisi

Pasca mendeklarasikan dukungannya atas Mayjen Purn. Sudrajat untuk maju di pertarungan Pilgub Jabar 2018 pada (9/12) lalu, Partai Gerindra pimpinan Prabowo Subianto mulai menjajaki kemungkinan untuk berkoalisi. Partai oposisi ini kabarnya bakal melobi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk jalan bareng. Pendekatan dengan PKS itu akan dipimpin langsung oleh Prabowo. Niatnya, Prabowo akan bertemu langsung dengan para pimpinan PKS. 

"Saya kira ada yang berkomunikasi langsung. Pak Prabowo juga berkomunikasi langsung dengan pimpinan-pimpinan PKS dan Majelis Syuro-nya," ujar Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon seperti dilansir Detikcom, Jumat (22/12).

Sebagai informasi, Gerindra saat ini memiliki total 11 kursi di DPRD Jawa Barat, sementara PKS punya total 12 kursi. Secara hitung-hitungan, jika digabungkan maka jumlah kursi kedua partai tersebut sudah lebih dari cukup untuk berkoalisi mengusung pasangan calon. 

Nah, kalau PKS bersedia jalan bareng Gerindra di Pilgub Jabar 2018 nanti, maka Fadli menyatakan bahwa pihaknya siap bekerja sama. Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPR RI itu menyebut Gerindra siap memasangkan calon gubernur dari Partai Gerindra, Sudrajat, dengan kader PKS, misalnya dengan Wakil Wali Kota Bekasi saat ini yang juga merupakan kader PKS, Ahmad Syaikhu.

"Ya kita berharap sih sebetulnya kalau dengan PKS ya wakilnya kan dari PKS. Ya, bisa saja Pak Syaikhu, gitu," terangnya.

Fadli pun optimis bahwa Sudrajat bakal segera mendapat dukungan tambahan dari partai lain. Politisi asal Bogor itu mengenang kembali kesuksesan Gerindra-PKS saat memberikan dukungan kepada Anies Baswedan-Sandiaga Uno di menit-menit akhir saat Pilkada DKI Jakarta 2017. Tentu, strategi itu diharapkan bisa kembali mendulang kesuksesan di tanah Pasundan.

"Waktu di Jakarta pun kita last minute lah, hari terakhir malah," pungkas Fadli.

Wah, kira-kira bakal berhasil gak ya strategi Gerindra mempersiapkan pasangan yang mereka usung untuk maju di Pilgub Jabar 2018 pada menit-menit akhir kayak di Pilkada DKI kemarin? Kita tunggu aja lanjutannya! 

Related Article