Partai Demokrat Indonesia vs Demokrat Amerika Serikat, Apa Perbandingannya?

Tak lekang dari ingatan bahwa di tahun 2004, ada sebuah gerakan dari partai baru, dengan dominasi warna biru, yang langsung meramaikan perpolitikan Indonesia. Pemilihan Umum (Pemilu) 2004 yang memang sarat dengan partai baru, pun mencatat rekor tersendiri berkat kehadiran partai ini. Partai berwarna biru ini menjadi salah satu partai yang diprediksi langsung bersinar. Inisiator pendirian partai pun diinisiasikan oleh seorang mantan menteri di era kepemimpinan sebelumnya. Benar saja, tidak hanya mendapatkan suara yang cukup tinggi untuk standar partai baru, calon presiden yang diusung partai baru ini langsung terpilih sebagai Presiden Indonesia masa jabatan 2004-2009. Jika kalian menebak partai ini adalah Partai Demokrat, maka kalian benar. Partai tersebut adalah Partai Demokrat, dengan calon presiden yang diusung kala itu adalah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang pada akhirnya berhasil memimpin Indonesia selama dua periode.

Kala itu, informasi belum begitu banyak. Internet pun belum menjadi akses yang dimiliki oleh banyak orang. Meski begitu, Partai Demokrat bentukan Susilo Bambang Yudhoyono ini telah sukses mengkampanyekan partainya sekaligus mengkampanyekan dirinya. Begitu masifnya sampai-sampai partai Demokrat berhasil mendapatkan suara rakyat sebesar 20,85 persen di pemilu legislatif 2009, suara yang membuat Partai Demokrat terkualifikasi jika ingin mengusung calon presiden tanpa berkoalisi.

Masyhurnya nama Partai Demokrat di dua pemilu tersebut telah membuat banyak pihak menyamakan partai ini dengan Partai Demokrat yang ada di Amerika Serikat. Mereka melihat bahwa Partai Demokrat Indonesia telah menjadi partai besar di Indonesia, seperti Partai Demokrat di Amerika Serikat. Terlebih di tahun 2008, nama Obama yang terpilih menjadi presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat sedang begitu terkenal di Indonesia, karena adanya keterhubungan Obama dengan Indonesia.

Namun nampaknya keterlibatan SBY yang begitu besar dalam Partai Demokrat berdampak besar pada hasil setelah SBY tidak lagi bisa menjabat sebagai presiden. Pada Pemilu legislatif 2014, Partai Demokrat mengalami pemerosotan suara yang signifikan, yaitu sekitar 10 persen. Hal ini pun menyadarkan banyak pihak bahwa sebenarnya, banyak perbedaan-perbedaan fundamental yang ada di antara keduanya. Berikut perbedaan-perbedaan tersebut.

Berbasis Tokoh VS Berbasis Ideologi

Di Indonesia, Partai Demokrat masih kental dengan basis tokoh SBY itu sendiri. SBY masih memegang peranan penting bahkan lima tahun setelah dirinya turun menjadi presiden. SBY merupakan figur sentral yang bahkan anaknya sendiri, Agus Harimurti Yudhoyono, belum dapat menggantikan SBY sebagai tokoh sentral di Partai Demokrat Indonesia.

Suasana berbeda jelas terasa di Partai Demokrat yang ada di Amerika Serikat. Barack Obama baru turun takhta tahun 2016 yang lalu, setelah dua periode memimpin Amerika Serikat (di Amerika Serikat, satu periode kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden adalah 4 tahun). Seperti apa posisi Obama sekarang? Sudah tidak begitu signifikan dalam arah kebijakan partai. Kini, Partai Demokrat yang ada di Amerika Serikat sedang didominasi oleh pemikiran dari Bernie Sanders dan Hillary Clinton. Obama seolah hanya menjadi outsider yang sesekali berkomentar tentang perpolitikan secara umum. Tetapi, Obama tidak benar-benar berkontribusi secara praktis dalam kebijakan Partai Demokrat Amerika Serikat saat ini.

Ideologi Liberal Progresif vs Ideologi Nasionalisme-Religius

Partai Demokrat Amerika Serikat berlandaskan ideologi liberal progresif. Seperti apa ideologi liberal progresif ini? ideologi ini menekankan pada kesetaraan tanpa diskriminasi, menekankan pentingnya intervensi negara yang besar dalam pemerintahan mulai dari keamanan hingga pendidikan, dan mengusung masyarakat yang inklusif.

Hal ini tentu berbeda dengan Partai Demokrat di Indonesia. Dengan landasan Nasionalis-Religius, Partai Demokrat di Indonesia nampak lebih menekankan pentingnya kebijakan negara yang bersifat fokus ke pada masyarakat Indonesia terlebih dahulu (inward looking), pentingnya negara yang hadir dalam urusan-urusan masyarakat, menkankan pentingnya identitas kebangsaan dimiliki oleh seluruh rakyat Indonesia, dan berpegang teguh pada aturan-aturan agama.

Telah Ada Ratusan Tahun vs Baru Ada Belasan Tahun

Partai Demokrat yang ada di Amerika Serikat adalah sebuah partai yang umurnya udah ratusan tahun. Didirikan tanggal 12 Mei 1792 oleh Andrew Jackson, itu artinya Partai Demokrat ini sudah ada sekitar 226 tahun! Bayangin, untuk sebuah partai, berumur ratusan tahun tentu sudah banyak dinamika dan perdebatan yang dialami dalam masalah internal. Meskipun begitu, Partai Demokrat terus berhasil bertahan hingga kini.

Berbeda jauh dengan Partai Demokrat Amerika Serikat, Partai Demokrat yang ada di Indonesia baru berumur sekitar 17 tahun. Partai ini didirikan oleh SBY di tanggal 9 September 2001. Meskipun sekarang posisinya sedang melemah, Partai Demokrat di bawah bimbingan SBY masih terus berhasil mewarnai perpolitikan Indonesia. Menarik untuk melihat bagaimana sepak terjang Partai Demokrat di tahun 2019 nanti.

Related Article