Muncul Isu Prabowo Dilarang Jadi Capres karena Stroke, Ini Respons Fadli Zon

Isu kurang sedap terkait kondisi Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang disebut kurang fit tengah beredar di publik. Prabowo kabarnya dilarang maju sebagai calon presiden oleh keluarganya karena mengalami sakit stroke.

Mendengar kabar tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, dengan cepat membantahnya dan menyebut berita itu hoax. Bahkan, Fadli menegaskan bahwa kondisi Prabowo saat ini sangat fit dan tidak sedang mengalami stroke.

"Pak Prabowo sangat fit. Itu fitnah dari mana? Hoax itu," kata Fadli Zon di Gedung DPR, Jakarta, sebagaimana dikutip dari CNN Indonesia, Kamis 01 Maret.

Sebelumnya, muncul isu yang menyebutkan bahwa pihak keluarga melarang Prabowo untuk maju menjadi capres di Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 karena sempat mengalami tiga kali stroke. Sekali lagi, Fadli membantah dan menyebut isu hoax semacam itu sengaja dimunculkan.

Terlebih di tahun politik seperti saat ini, Fadli menyebut ada pihak-pihak tertentu yang ingin menjegal langkah Prabowo maju sebagai capres dengan memainkan isu sakitnya tersebut. Politisi kelahiran Jakarta pada 1 Juni 1971 ini menegaskan bahwa tak satu pun dari keluarganya yang menyatakan tak setuju jika Prabowo maju sebagai capres. 

Fadli menyebut bahwa Prabowo bahkan lebih fit dan siap menghadapi Pemilu 2019. Sejauh ini, Fadli menyebut pihaknya solid mendukung Prabowo menjadi Capres di Pilpres tahun 2019.

"Ya pastilah itu fitnah. Pasti itu orang-orang suruhan supaya ada demoralisasi. Tapi enggak ada, kami solid kok mendukung Pak Prabowo," kata Fadli.

Meski kabar hoax soal Prabowo tersebut sudah beredar, Fadli mengaku bahwa partainya belum berencana menempuh jalur hukum untuk mengusut menyebarnya isu tersebut. 

Sebelumnya, akun Twitter @DaulatDalimunte menyatakan bahwa keluarga besar Prabowo melarang Prabowo untuk maju kembali menjadi Capres di Pilpres 2019. Cuitan itu muncul pada 26 Februari kemarin.

"Keputusan keluarga besar minta Prabowo agar tidak nyapres 2019 sangat logis. Kondisi kesehatan Prabowo tidak fit seperti sebelum mengalami stroke 3 kali," tulis akun Twitter bernama @DaulatDalimunte pada Senin 26 Februari.

 

Related Article