Mengintip Komposisi Bakal Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf vs Prabowo-Sandi: Ada JK vs SBY?

Dua pasangan calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto mulai sibuk menyusun komposisi tim pemenangan di Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 nanti. Kedua kubu berusaha membentuk tim pemenangan yang berisi tokoh-tokoh kompeten. Hal itu dilakukan demi memuluskan langkah kedua pasangan tersebut menyongsong Pemilu 2019 yang akan berlangsung 17 April tahun depan.

Di kubu Jokowi-Ma’ruf, kabarnya sudah ada tiga kandidat ketua tim pemenangan yang dipersiapkan. Menariknya, menurut Ketum PPP Romahumuziy, ketiga kandidat ketua tim pemenangan tersebut, bukan berasal dari partai politik. "Tiga nama ini semuanya non-partai politik," kata Romahurmuziy atau yang akrab disapa Rommy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 16 Agustus 2018.

Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Berinisial ‘M’

Terkait nama yang akan dipilih sebagai ketua tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf tersebut, Rommy sendiri tak mau membeberkannya. Yang jelas, politisi kelahiran 10 September 1974 itu mengatakan bahwa semua kandidat berinisial ‘M’. "Saya tidak akan lebih maju lagi untuk menyampaikan hal itu, sebelum ada keputusan. Lagian kan kita tidak tau 3 M ini semuanya ada yang setuju atau tidak setuju, kembali ke preferensi masing-masing," ucap Rommy. Menariknya, muncul juga nama Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, yang kabarnya bakal diplot sebagai ketua tim pemenangan.

Baca Juga: Kenapa Ma’ruf Amin Jadi Pilihan Terbaik Jokowi di Pilpres 2019?

Sekadar informasi, nama JK juga berawalan huruf M yakni Muhammad Jusuf Kalla. Namun, JK tampaknya tak ingin mengisi posisi sebagai ketua tim pemenangan, meski ia sendiri bakal tetap berada di kubu Jokowi-Ma’ruf. Selain itu, Rommy pun mengatakan bahwa JK bukanlah kandidat ketua tim pemenangan. 

"Pak JK sudah memilih untuk berada dalam posisi ketua dewan penasihat di tim kampanye nasional karena beliau tidak ingin presiden dan wapres semuanya terambil konsentrasinya untuk pemenangan 2019," ujar Rommy.  Rommy menyebut tiga kandidat ketua tim pemenangan Jokowi baru muncul sesaat setelah pelantikan Syafruddin sebagai MenPAN-RB. Ketiganya segera dipanggil Jokowi untuk menghadap.

Djoko Susanto di Kubu Prabowo-Sandi

Sementara itu, di kubu Prabowo-Sandi, Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Djoko Santoso kabarnya ditunjuk Prabowo Subianto sebagai ketua tim pemenangan Prabowo-Sandi di Pemilu 2019 nanti. Waketum Partai Gerindra Edhy Prabowo mengatakan bahwa Prabowo sudah meminta Djoko secara langsung untuk mengisi posisi tersebut. Meski sudah ditunjuk, Djoko sendiri belum diputuskan menjadi ketua tim pemenangan.

"Pak Prabowo sudah menunjuk, mungkin Pak Djoko, tapi belum diputuskan. Kan kita harus konsultasikan dengan partai koalisi lainnya, partai pengusung lainnya," kata Edhy di kediaman Prabowo, Jl Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa, 14 Agustus.

Terkait penunjukan Djoko Santoso tersebut, sejumlah partai koalisi Prabowo-Sandi seperti PKS dan PAN, tampaknya bakal memberi lampu hijau. Yang terpenting, penunjukan Djoko harus disetujui partai koalisi.

Baca Juga: Kenapa Sandiaga Uno Bisa Terpilih Menjadi Cawapres Prabowo?

"Tentu siapa saja yang terbaik kita nanti akan dirapatkan. Kan tentu akan ada pertemuan koalisi untuk membahas itu," kata Ketum PAN Zulkifli Hasan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 15 Agustus.

Zulkifli mengungkapkan tak jadi soal jika memang Djoko yang ditunjuk mengisi posisi ketua tim pemenangan Prabowo-Sandi. Zulkifli memberikan nilai positif terhadap mantan Panglima TNI itu. "Kalau koalisi setuju, ya tidak ada masalah," ucap Ketua MPR RI tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid mengatakan bahwa partainya setuju jika Djoko Santoso ditunjuk jadi ketua tim pemenangan Prabowo-Sandi.

"Kami setuju dan kami mendukung Pak Djoko Santoso sebagai ketua tim pemenangan Prabowo-Sandi," kata Hidayat saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 15 Agustus.

Hidayat mengatakan bahwa sosok Djoko sendiri sudah sangat terukur dan loyal terhadap Prabowo sejak Pilpres 2014 lalu. Menurut Hidayat, Djoko juga bisa diterima oleh banyak pihak, rendah hati, dan berpengalaman dalam berorganisasi.

Muncul Pertarungan JK vs SBY?

Menariknya, belakangan muncul bahasan soal kembali bertarungnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla (JK) di Pilpres 2019 nanti. Kabarnya, SBY dan JK akan sama-sama terlibat sebagai penasihat tim pemenangan masing-masing kubu. Seperti diketahui, JK kabarnya akan menjadi Ketua Dewan Penasihat Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Sementara SBY menjadi Penasihat Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno. Menarik bukan? 

Baca Juga: Beda Pemilu dan Metode Kampanye Era Orde Lama, Orde Baru dan Reformasi

Sedikit pengingat, SBY-JK dulu sempat bersama memimpin Indonesia sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2004-2009 lalu. Andai saja pertarungan SBY dan JK benar muncul di Pilpres 2019 nanti, maka akan terjadi pertarungan antar sahabat lama. Padahal keduanya dianggap sama-sama sebagai figur yang dihormati banyak kalangan.

Bahkan baik SBY maupun JK selama ini kerap diidentikkan dengan keahliannya masing-masing dalam membangun bangsa. Ya, SBY dinilai sebagai sosok yang concept oriented (berorientasi konsep), sementara JK lebih cenderung solution oriented (berorientasi solusi).

Struktur Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf vs Prabowo-Sandi

Berikut daftar bakal tim pemenangan kedua pasangan Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi yang dirangkum dari berbagai sumber. Daftar nama-nama di bawah ini memang belum resmi, namun beberapa nama kabarnya dipastikan bergabung.

Tim Pemenangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin

Ketua Tim Penasihat: Jusuf Kalla
Ketua Tim Pemenangan: Jusuf Kalla (berdasarkan pernyataan Ketum Golkar Airlangga Hartarto)

Wakil Ketua:
Sekjen Partai Golkar Lodewijk F Paulus
Sekjen PPP Arsul Sani
Sekjen NasDem Johnny G Plate
Sekjen PKB Abdul Kadir Karding
Sekjen Hanura Herry Lontung Siregar

Sekretaris: Sekjen PDIP Hasto Kritiyanto

Tim Kampanye:
Sekjen PSI Raja Juli Antoni
Sekjen Perindo Ainur Rofiq
Sekjen PKPI Verry

Direktur Perencanaan: Aria Bima (PDIP)
Direktur Konten: Fiki Satari (PSI)
Direktur Komunikasi Politik: Saur Hutabarat (NasDem)
Direktur Media dan Sosmed: Yadi Hendriyana (Perindo)
Direktur Kampanye: Benny Rhamdani (Hanura)
Direktur Pemilih Muda: Adi Kusuma (PKPI)
Direktur Penggalangan dan Jaringan: Hajriyanto Thohari (Golkar)
Direktur Logistik dan APKB: Marsma TNI (Purn) Usro Harahap (Golkar)
Direktur Hukum dan Advokasi: belum ditentukan namanya (PPP)
Direktur Saksi: Arif Wibowo (PDIP)
Direktur Relawan: Marwan Jafar (PKB)

Juru Bicara (di antaranya):
Farhat Abbas
Sunan Kalijaga
presenter Sonny Tulung
Razman Nasution
Zora Vidyanata 
Ketua DPP PSI Tsamara Amany
politikus PDIP Budiman Sudjatmiko
Ketua DPP Hanura Inas Nasrulloh
politikus Golkar Mukhamad Misbakhun

Baca Juga: Yang Perlu Disiapkan Pemilih Pemula Sebelum Pemilu 2019

Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga

Dewan Penasehat: Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono
Dewan Pakar: -

Tim Pelaksana

Ketua Tim Pemenangan: Djoko Santoso
Wakil Ketua
Sekretaris
Wakil Sekretaris
Bendahara

Nama-nama yang disebut Masuk:
Sudirman Said
Rizal Ramli
Kwik Kian Gie

Wakil Ketua Bidang Penggalangan dan Kampanye
Wakil Ketua Bidang Saksi dan Hukum
Wakil Ketua Bidang Operasi, Logistik, dan Komunikasi
Wakil Ketua Bidang Kebijakan dan Program
Wakil Ketua Bidang Strategi
Wakil Ketua Bidang Relawan
Direktur Kebijakan dan Program
Direktur Strategi
Direktur Komunikasi dan Media
Direktur Hukum dan Advokasi
Direktur Penggalangan
Direktur Teritorial
Direktur Operasi
Direktur Logistik
Direktur Kampanye
Direktur Data dan Saksi
Direktur Relawan
Koordinator Juru Bicara
Juru Bicara
Juru Debat Nasional

Related Article