Kehebohan Sosmed Pekan Ini: Pilpres 2019, Nicholas Saputra, Sampai Sandiaga Uno 'Hilang'

Masyarakat seluruh Indonesia baru saja menuntaskan proses pencoblosan di Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 pada Rabu, 17 April 2019 lalu. Saat ini, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) sedang melakukan rekapitulasi suara. Selama sepekan terakhir, isu Pilpres 2019 memang tak ada yang menandingi dan selalu memenuhi perbincangan di media sosial pasca hari H pencoblosan.

Pilpres 2019 memang banyak menyita perhatian, bahkan sampai jadi sorotan dunia. Pesta demokrasi yang menguras pikiran, energi, dan fisik ini semakin jadi perbincangan terutama beberapa jam setelah pencoblosan dan proses quick count dimulai. Segala macam klaim kemenangan, perayaan, dugaan kecurangan, suka cita, rasa sedih dan haru, hingga tangisan, campur aduk jadi satu.

Bahkan, selama sepekan terakhir, tak hanya di medsos saja, nyaris semua saluran informasi seperti televisi, media massa, sampai obrolan warung kopi, tak lepas dari obrolan dan perdebatan isu-isu yang terkait Pilpres 2019, hingga siapa yang menang antara Jokowi dan Prabowo. Isu-isu apa saja yang ramai jadi sorotan warganet terutama di Twitter selama sepekan terakhir? Simak rangkumannya berikut.

Film Sexy Killers

Sebenarnya, sebelum hari H pencoblosan di Pilpres 2019, film dokumenter 'Sexy Killers' sempat menghebohkan publik. Pasalnya, film karya Watchdoc yang tayang di YouTube dan linknya tersebar di laman medsos seperti WhatsApp itu, berbicara soal kerusakan lingkungan. 

Film berdurasi 1,5 jam tersebut membongkar sisi kelam dari dunia bisnis tambang batu bara dan PLTU di tanah air. Tak hanya itu saja, film itu juga secara terbuka menyebut sejumlah nama yang dianggap terlibat dalam bisnis itu termasuk dua capres Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Pada akhirnya, film itu dianggap sebagai kampanye golput, sehingga di Twitter banyak yang membuat thread, baik itu yang pro golput maupun yang kontra terhadap golput.

Ramai Tagar #JokoWinElection dan #TheVictoryOfPrabowo

Tak lama setelah proses pencoblosan Pilpres 2019 pada Rabu, 17 April 2019, lini masa Twitter mulai diramaikan dengan tanda pagar (tagar) dukungan baik dari pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 01 maupun nomor urut 02. Setelah hasil quick count dimulai pada pukul 15.00 WIB, perdebatan di medsos pun mulai tak terkendali.

Bahkan kedua kubu memunculkan tagar yang masing-masing ramai jadi bahan pembicaraan warganet. Di kubu Jokowi, tagar #JokoWinElection pun menghiasi lini masa, sedangkan di kubu Prabowo ada tagar #TheVictoryOfPrabowo. Kedua kubu sama-sama mengklaim jagoan mereka lah yang memenangkan Pilpres 2019 berdasarkan quick count atau hitung cepat.

Quick Count

Quick Count alias hitung cepat jadi salah satu istilah yang paling populer selain exit poll dan real count di Pilpres 2019. Betapa tidak, masyarakat dan warganet hampir setiap hari menyoroti hasil quick count. Mulai dari menantinya, melihat data-datanya, hingga tak percaya dengan kevalidannya.

Saat hasil quick count sementara menempatkan Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebagai pemenang, hingga Rabu, 17 April 2019 malam, beragam reaksi pun muncul. Kubu Jokowi tak jemawa dan memutuskan untuk tetap menunggu hasil real count dari KPU. Sementara kubu Prabowo menolak untuk mengakui hasil quick count tersebut.

Prabowo bahkan mendeklarasikan diri sebagai pemenang di Pilpres 2019. Ia dan kubunya mengklaim memiliki basis data internal yang menempatkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menang 62 persen dan berada di atas Jokowi-Ma’ruf. Sampai hari ini, Minggu, 21 April 2019, perdebatan soal quick count sendiri masih berlangsung.

Hape Fadli Zon Tiba-tiba Diretas

Sebenarnya momentum Pilpres 2019 ini tak hanya menghadirkan persoalan serius saja. Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Fadli Zon, tiba-tiba mengaku telepon selular (HP) miliknya diretas oleh nomor yang berasal dari Hainan, China. Hal itu ia sampaikan lewat akun Twitter miliknya pada Rabu, 17 April 2019. 

Padahal sebelumnya di hari yang sama, Fadli justru sibuk berkicau di Twitter sekaligus memposting hasil penghitungan suara di berbagai daerah. Ia juga membagikan berbagai kecurangan yang terjadi selama proses penghitungan suara.

Fadli pun mengunggah bukti beberapa nomor asal China yang menghubunginya berkali-kali itu. Menariknya, warganet justru salah fokus dengan layar HP Fadli yang retak. Praktis hal itu langsung menjadi bahan lelucon warganet.

Swafoto Nicholas Saputra Usai Nyoblos

Aktor Nicholas Saputra jadi pemberi suasana sejuk di tengah panasnya Pilpres 2019. Ya, usai mencoblos, pemeran film Ada Apa dengan Cinta itu pun mengunggah swafoto dirinya di akun Instagram pribadinya sembari memamerkan jarinya yang sudah tercelup tinta, sebagai tanda sudah mencoblos.

Sontak, foto Nicholas itu pun langsung membuat gegera dan ramai diserbu warganet yang antusias, lantaran selama ini Nicholas sama sekali tak pernah menunggah foto dirinya di Instagram. Apalagi, foto itu hanya bertahan selama 24 jam saja, karena Nicholas menuliskan keterangan akan menghapus foto itu.

Warganet pun beramai-ramai mengomentari foto itu, merepost hingga bahkan menyimpan tangkapan layar dari foto langka Nicholas tersebut. Banyak yang mengunggah ulang foto Nicholas itu di berbagai platform medsos dengan perasaan gembira. Hingga membicarakannya di lini masa Twitter.

Sandiaga Uno 'Hilang'

Sementara itu, usai pemungutan suara, seperti yang kita ketahui bersama bahwa Prabowo tercatat melakukan dua kali konferensi pers mengklaim kemenangannya di Pilpres 2019. Namun, pemandangan aneh terlihat dalam dua konpers itu, di mana sosok sang cawapres Sandiaga Uno tak tampak batang hidungnya.

Warganet pun langsung bertanya-tanya kemana Sandi. Bahkan, seharian penuh pada Rabu, 17 April 2019 hingga Kamis, 18 April 2019, tagar #MisteriHilangnyaSandiagaUno seliweran di Twitter hingga masuk dalam daftar trending topic. Rasa penasaran warganet pun semakin menjadi-jadi, terlebih muncul kabar bahwa Prabowo mengusir Sandi usai pengumuman hasil quick count yang memenangkan capres nomor urut 01 Jokowi-Maruf. 

Terkait hal itu, Sandi kabarnya tidak menyetujui bila Prabowo mendeklarasikan diri sebagai pemenang dengan angka 62 persen. Kabar yang akhirnya meluar hingga ke WhatsApp dan medsos itu pun membuat warganet berspekulasi liar.

Selain isu-isu di atas, sebenarnya masih banyak isu-isu lainnya terkait Pilpres 2019 yang menghebohkan jagat medsos dalam sepekan terakhir. Misalnya soal Prabowo sujud syukur yang sekaligus mengulangi momen Pilpres 2014, Sandi cegukan, para pahlawan Pemilu 2019 di seluruh wilayah Indonesia, KPU salah input data, dan masih banyak lagi.

Related Article