Isi Pesan Titipan SBY Saat AHY Temui Jokowi di Istana

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali kedatangan tamu. Kali ini, Ketua Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang datang menemui Jokowi langsung di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 6 Maret.

AHY mengatakan bahwa kedatangannya ke Istana dalam rangka mengundang Jokowi agar menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat yang akan berlangsung di Sentul International Convention Centre, Sabtu, 10 Maret, mendatang.

"Kami berharap kehadiran beliau di tengah-tengah seluruh kader yang dihadirkan dalam Rapimnas tersebut," kata AHY setelah bertemu Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 6 Maret.

Ia mengatakan bahwa Jokowi menyatakan kesiapannya untuk hadir pada acara Rapimnas Partai Demokrat nanti. Menurut putra dari Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu, nantinya Jokowi akan diberikan panggung untuk berpidato.

"Mudah-mudahan membawa kebaikan. Termasuk beliau sebagai pemimpin ini memiliki harapan sendiri dan hal-hal yang penting untuk disampaikan kader Demokrat," ujarnya.

AHY mengungkapkan bahwa pertemuannya dengan Jokowi hanya mengantarkan undangan Rapimnas saja dan tidak membahas soal Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Meski begitu, AHY menyebut keduanya memang sempat menyinggung soal harapan untuk Indonesia di tahun politik 2018 dan 2019.

"Kami berharap semua berjalan lancar, aman, demokratis dan pada akhirnya membawa kebaikan untuk seluruh rakyat Indonesia," kata sosok kelahiran Bandung, Jawa Barat, pada 10 Agustus 1978 tersebut.

Pesan SBY untuk Jokowi

AHY pun tak lupa menyampaikan pesan singkat dari sang ayah yang merupakan Ketua Umum Partai Demokrat, SBY, kepada Jokowi pada pertemuan singkat hari ini. Apa ya isi pesan SBY kepada Jokowi yang dititipkan lewat anaknya itu? 

Ternyata, SBY menitipkan pesan untuk Presiden Jokowi agar tetap sehat di tahun politik ini. SBY yang pernah menjabat sebagai Presiden RI selama dua periode itu, tentu tahu betul situasi dan tekanan yang dihadapi seorang kepala negara di tahun politik seperti saat ini.

"Pak SBY sangat paham situasi politik, belum lagi dihadapkan berbagai prioritas negara di tahun politik semakin kompleks. Harapan beliau, Pak Jokowi sehat," kata AHY.

Seperti kita ketahui, di tahun politik 2018 ini, akan ada total 171 daerah di Indonesia yang akan menyelenggarakan Pilkada serentak. Setelah itu, setahun kemudian akan ada Pemilu 2019 yang terdiri dari Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres). 

Menurut AHY, momen padat dan penuh tekanan itulah yang membuat SBY juga berharap agar Jokowi dapat terus menjalankan tugasnya sebagai pemimpin dengan baik. 

Demokrat Belum Tentukan Sikap di Pemilu 2019

Dalam pertemuan dengan Jokowi di Istana Merdeka yang berlangsung sekitar 30 menit itu, AHY menyebutkan tak ada penentuan sikap yang diambil Partai Demokrat, terutama soal Pemilu 2019. Namun, menurut AHY, segala sesuatu bisa terjadi dalam politik.

Termasuk di dalam Rapimnas Partai Demokrat nanti, AHY pun belum mengetahui apakah nantinya ada pernyataan dukungan terhadap Jokowi atau tidak untuk Pemilu 2019 nanti. Sosok berusia 39 tahun itu menegaskan bahwa momen rapimnas hanya untuk mengonsolidasikan seluruh kader agar siap menyambut tahun politik mulai dari pilkada, pilpres, dan pileg.

"Dalam politik segala sesuatu mungkin. Tapi hari ini belum ada sikap khusus yang akan diusung. Tunggu tanggal mainnya," kata AHY. 

"Pada akhirnya Demokrat akan menentukan sikap dan bersama dengan parpol lainnya karena hari ini hanya memegang tiket 10 persen tentu koalisi dipertimbangkan. Tetapi tidak berkapasitas berbicara dengan Jokowi," ujar suami dari mantan model Indonesia, Annisa Pohan, itu.

Related Article