post

Budaya Pop

Gobind, WNI Penipu Kru Hollywood yang juga Pernah Diburu FBI

Permata Adinda, 21 November 2020

Hargobind Punjabi Tahilramani | Foto: Pal Hansen, 2018

Pekerja-pekerja muda di Hollywood yang baru menapaki karier dan punya harapan besar akan menjadi bintang menjadi sasaran penipuan yang empuk. Kali ini, dalang di balik penipuan kepada ratusan pekerja gig Hollywood terungkap berasal dari… Indonesia.

Hargobind Punjabi Tahilramani atau yang akrab disapa Gobind berhasil merayu mereka, membuat mereka percaya “big break” di Hollywood sudah di depan mata. Mereka diminta membayar sejumlah uang dan pergi ke Indonesia untuk syuting film, dan kemudian di-ghosting begitu saja.

· Gobind adalah WNI kelahiran Jakarta yang kini menetap di Inggris. Ia terkenal sebagai foodfluencer dengan nama Pure Bytes dan ISpintheTales.

· K2 Intelligence yang dipekerjakan untuk menginvestigasi kasus ini memperkirakan Gobind memperoleh keuntungan sebesar US$1,5 juta-2 juta dari praktik penipuan itu. Setiap harinya, korban penipuan menggelontorkan uang ratusan dollar untuk “ongkos supir” hingga “izin memotret”.

· Meskipun uang yang dihasilkan cukup banyak, tetapi diduga kepuasan yang didapatkan oleh Gobind berasal dari kekecewaan yang dialami para korban ketika menyadari bahwa mereka bukan sedang dibawa menapaki karier cemerlang di Hollywood.

Tapi, bukan cuma Gobind berasal dari Indonesia, investigasi kasus yang dilakukan oleh Vanity Fair ini mengungkap kejutan-kejutan lainnya.

Masih ingat Rudy Sutopo, mantan suami aktor Andi Soraya, yang melakukan penipuan ke perusahaan milik Tommy Soeharto dan menunggak bunga utang ratusan juta rupiah hingga namanya di-blacklist oleh bank? Rudy Sutopo dan Gobind punya kaitan erat.

· Meskipun Sutopo tidak berhasil dihubungi, mantan istri Rudy yang juga adalah seorang aktor (ia meminta kepada Vanity Fair agar namanya tidak disebutkan)—sebut saja A—tahu bahwa Rudy bertemu pertama kali dengan Gobind di penjara Cipinang.

· Rudy yang lebih tua dari Gobind mengangkatnya sebagai “protege” dan menawarkan perlindungan.

· Staf di penjara juga mengatakan bahwa keduanya sering bertemu. Ia juga menganggap bahwa Sutopo adalah “pria yang nakal”.

· A kenal langsung dengan Gobind dan sering berkontakan lewat media sosial. Ia tidak menyangka bahwa Gobind terlibat kasus penipuan dan baru mengetahuinya setelah diinformasikan oleh pihak Vanity Fair. Yang ia tahu, Gobind sedang tinggal di London, bekerja untuk HBO, dan adalah seorang food blogger.

Tidak hanya sampai di situ…

· Ketika menelusuri nama Gobind, kita akan mendapatkan informasi bahwa dirinya telah diburu FBI sejak 2007. Saat ditahan di penjara Cipinang pada 2008, Gobind suka “iseng” meneror Kedubes AS menginformasikan akan adanya ledakan bom. Ancaman dilakukan berkali-kali lewat surat elektronik dan sambungan telepon hingga akhirnya ia dibekuk polisi.

· Sumber Vanity Fair mengidentifikasi Gobind sebagai keponakan dari Raam Punjabi, rumah produksi Multivision Plus. Punjabi menyangkal hal ini, tetapi mengatakan istrinya juga pernah jadi korban penipuan Gobind.

· Gobind diketahui masuk penjara pada 2008 karena dituntut oleh keluarganya sendiri. Ia juga beberapa kali bilang ke orang lain bahwa dirinya telah diusir dan tidak dianggap lagi oleh keluarganya.

Di Indonesia, Gobind kembali melakukan penipuan selepasnya dari penjara Cipinang pada 2010an. Ia pernah mengadakan pemutaran perdana Sex and the City 2 di Jakarta, tetapi kemudian tidak membayar koordinator-koordinator acaranya.

Dalam kesempatan lain, ia mengklaim sedang mengorganisir kontes kecantikan Miss Teen Indonesia hingga berhasil mengundang penyanyi dan aktor Spanyol Enrique Iglesias. Iglesias baru sadar dirinya ditipu setelah sampai di Indonesia, dan timnya menulis di akun Facebook, “Mohon maaf, acara Miss Teen Indonesia 2011 di Jakarta adalah penipuan besar oleh penjahat yang sayangnya pernah melakukan ini sebelumnya.”

Sementara itu, di London, selain menipu orang-orang di Hollywood, ia juga pernah menipu koki terkenal asal Bahrain, Roaya Saleh, untuk berpartisipasi dalam sebuah proyek di Netflix tentang restoran.

Hingga saat ini, kasus investigasi terhadap Gobind masih dibuka. FBI diketahui bekerja sama dengan Scotland Yard untuk menelisis kasus ini.