Yang Perlu Kamu Tahu Soal Sekretariat Bersama Gerindra-PKS, Resmi Berkoalisi?

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus memperkuat komunikasi jelang kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Kedua partai politik itu bahkan telah membentuk sekretariat bersama (sekber). Lho, kok udah bikin sekber aja? Emang Gerindra-PKS udah pasti koalisi? Yuk simak penjelasannya di bawah ini! 

Sekber Gerindra PKS ini lokasinya di mana sih?

Sekber Gerindra-PKS itu berada di The Kemuning, Jalan Taman Amir Hamzah Nomor 4, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat. Sekber tersebut akan diresmikan pukul 18.00 WIB hari ini.

Pendirian sekber ini atas inisiatif siapa?

Sejumlah politisi Gerindra dan PKS kabarnya akan hadir meresmikan sekber tersebut. Menurut Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon, pendirian sekber Gerindra-PKS itu merupakan inisiatif dari kader-kader di tingkat bawah atau akar rumput.

Baca Juga: Prabowo Ungkap Pesan Sang Ayah Soal Rakyat Kecil

"Ini inisiatif datang dari bawah terutama dari rekan-rekan yang punya komunikasi politik yang baik antara Gerindra dan PKS," kata Fadli di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat 27 April.

Tujuan pendirian sekber ini apa?

Fadli mengungkapkan bahwa tujuan didirikannya sekber tersebut adalah sebagai wadah berkumpul dan berdiskusi para kader Gerindra-PKS terkait hal-hal substansial jelang Pilpres 2019. Menurut Fadli, sekber-sekber seperti itu nantinya juga akan banyak didirikan di berbagai tempat.

"Tentu ini adalah tempat untuk dialog, diskusi, kongkow-kongkow lah begitu, yang akan diresmikan nanti. Ini inisiatif dari bawah. Kalau nanti ada gabung rekan-rekan lain ya, saya kira nanti akan ada banyak posko yang akan didirikan," ujarnya.

Jadi, Gerindra dan PKS udah pasti koalisi nih, di Pilpres 2019?

Belum, guys. Pembentukan sekber ini belum meresmikan kepastian koalisi PKS bersama Gerindra di Pilpres 2019.

Baca Juga: Pengadaan Tas Sembako Presiden: Dikritisi Fadli Zon, Dibolehkan KPU

"Belum (resmi) lah. Kalau pengikatan nanti resminya Agustus. Ini bagian dari satu inisiatif dari bawah. Bottom-up lah kita," ucap politisi kelahiran Jakarta pada 1 Juni 1971 silam tersebut.

Menurut Fadli, koalisi Gerindra-PKS sendiri baru akan resmi setelah munculnya capres definitif untuk Pilpres 2019 atau baru akan resmi sekitar Agustus nanti. Sejauh ini, Fadli mengklaim bahwa komunikasi politik di antara kedua partai masih terus dilakukan.

"Nanti kalau resminya kan saya kira nanti kalau ada capres definitif. Ini adalah posko untuk tempat berdialog, komunikasi, berdiskusi, termasuk untuk hal-hal yang subtansial ke depan," kata sosok berkacamata itu.

Related Article