featured

Foto: HYBE

Budaya Pop

22 Jul 2021

BTS Jadi Utusan Khusus Presiden Korsel di Sidang PBB, Alat Jualan Politik?

Ray

Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, sepertinya sadar popularitas grup musik Bangtan Sonyeondan (BTS) kian mendunia dan menjadi fenomena budaya pop global baru. Hal ini membuat ia menunjuk boyband tersebut sebagai utusan khususnya di bidang diplomasi publik, Rabu (21/7/21) waktu setempat.

Diharapkan Angkat Status Global Korsel

Melansir Yonhap, Juru Bicara Kepresidenan Korsel, Park Kyung-mee, mengatakan, BTS merupakan sosok yang representatif untuk meningkatkan status global Negeri Ginseng di bidang kebudayaan dan generasi muda masa depan. 

Tugas negara yang bakal dilakukan grup musik pelantun lagu Butter ini adalah mewakili Presiden Moon, sekaligus menjadi citra negerinya untuk menghadiri pertemuan internasional di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada September mendatang.

Park Kyung-mee menerangkan, dalam pertemuan PBB ini, BTS akan menyerukan pesan semangat, harapan, serta optimisme bagi kaum muda di seluruh dunia di masa pandemi COVID-19 ini.

"Mereka juga akan bergabung di dalam sejumlah kegiatan menyangkut isu-isu lingkungan, kemiskinan, ketidaksetaraan, dan penghormatan terhadap keragaman," katanya. 

Baca Juga: "Butter" Menang Voting Final Euro 2020, BTS Berpeluang Jadi Pengisi Lagu Tema Piala Dunia

Park menambahkan, Presiden Moon mengharapkan lewat penunjukkan ini, BTS mampu menyampaikan langkah-langkah Korea Selatan dalam menangani masalah global yang akan dihadapi generasi masa depan. 

"Termasuk keberlanjutan pertumbuhan melalui kemitraan, khususnya di sektor swasta. Penunjukan ini juga diharapkan dapat membantu Korea Selatan meningkatkan posisi globalnya sebagai negara terdepan di era pasca-virus Corona," pungkasnya.

Jadi Alat Jualan Politik

BTS bisa dibilang sebagai salah satu artis global yang bolak-balik hadir di pertemuan PBB. Tahun 2018, mereka hadir di sidang Majelis Umum PBB untuk menyampaikan pidato saat pembukaan acara Generation Unlimited UNICEF

Tahun lalu, BTS kembali naik mimbar di tengah sidang Majelis Umum PBB atas undangan Group of Friends of Solidarity for Global Health Security dan berpidato singkat di sana. 

Marketing Expert dari Inventure Consulting, Yuswohady menilai, BTS memang bisa dibilang sebagai aset sumber daya manusia yang bernilai tinggi bagi Korea Selatan. 

Bukan cuma berperan membantu meningkatkan perekonomian negara tersebut di bidang industri kreatif, menurutnya BTS layak dijadikan alat jualan politik Negeri Ginseng untuk meningkatkan citra negaranya di mata dunia.

Pasalnya, BTS yang memiliki penggemar fanatik ARMY yang berasal dari berbagai belahan dunia, memudahkan Korea Selatan untuk menyampaikan pesan-pesan diplomatik mereka dan lebih efektif untuk didengar banyak orang. 

"Sama seperti produk yang punya brand atau merek, setiap negara itu punya dan mesti bisa membangun serta mengelola imejnya masing-masing di mata internasional yang namanya nation brand.  Lewat nation brand ini, identitas atau jati diri sebuah negara jadi terbentuk. Korsel ini tentu beruntung sekali punya BTS yang artinya, masyarakat dunia menjadikan BTS sebagai wajah dari negara tersebut. Setiap ingat BTS otomatis ingatnya ke Korsel. Maka, mereka enggak perlu repot lagi cari figur untuk kepentingan politik mereka lewat jalur diplomatik," katanya kepada Asumsi.co melalui sambungan telepon, Kamis (22/7/21). 

Agen Perubahan

Ia menambahkan, BTS bisa dibilang sebagai agen perubahan bagi Korea Selatan dengan menyasar generasi muda sebagai segmennya. Menurutnya, menyampaikan pesan-pesan bernuansa politik yang dikemas dalam budaya populer dan disampaikan ke anak muda, merupakan langkah yang tepat dan efektif.

"Sehingga bahasa yang disampaikan itu jadi ringan dan lebih banyak didengar, dibandingkan misalnya presidennya yang pidato kayaknya enggak bakal banyak yang mau sengaja dengar dia pidato di PBB, apalagi anak muda. Sebenarnya bisa dibilang gini, Korsel lagi jualan diri mereka supaya semakin banyak negara mau investasi ke sana misalnya atau menjalin kerja sama poendidikan atau pariwisata yang menguntungkan kemudian BTS ini jadi alat marketing mereka. Sukses dikomersilkan buat jualan berbagai brand, tentu ekspektasi mereka dipakai buat jualan secara politik pasti juga laku," tandasnya.

Share: BTS Jadi Utusan Khusus Presiden Korsel di Sidang PBB, Alat Jualan Politik?