Anies Baswedan: “Jakarta Baik-Baik Saja”

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikabarkan bertolak satu hari menjelang aksi unjuk rasa 22 Mei 2019. Keberangkatan itu dalam rangka menghadiri pertemuan tahunan tingkat tinggi gubernur dan walikota Urban-20 (U20). Namun, pada hari yang dijadwalkan itu, Anies sudah berada di Jakarta dan berkeliling memantau situasi ibu kota.

Anies dikabarkan memantau 2 lokasi, yaitu Bawaslu dan RSUD Tarakan. Dalam kunjungannya ke kantor Bawaslu, Anies bertemu dengan petugas pemadam kebakaran dan kebersihan DKI Jakarta. Sedangkan ketika berkunjung ke RSUD Tarakan, Anies memberikan pernyataan kepada media bahwa terdapat 200 korban luka-luka akibat kerusuhan yang terjadi pada Rabu (22/5) dini hari. Tentang korban meninggal, ia mengatakan, “Sejauh ini ada enam orang. Di RS Tarakan ada dua, kemudian di Pelni dan di RS Budi Kemuliaan, RSCM, dan RS AL Mintojardjo,” ujarnya.

Jakarta Masih Aman

Usai meninjau korban di RSUD Tarakan, Anies juga sempat memberikan keterangan kepada wartawan mengenai kondisi ibu kota. “Jakarta secara umum kondisinya seperti biasa. Di sekitar jalan MH Thamrin, Tanah Abang, dan Petamburan memang sempat terjadi konflik, kekerasan, kita semua tahu. Tapi, di luar itu, Jakarta baik-baik saja,” ucapnya seperti diwartakan Antara.

Malam harinya, Anies juga mengucapkan pernyataan serupa ketika diwawancarai pembawa berita CNN Indonesia. Hingga malam hari, menurut Anies, situasi ibu kota masih aman. “Secara keseluruhan, Jakarta tenang, damai, dan terkendali,” katanya.

Kamis (23/5), Anies juga kembali melakukan peninjauan di depan Bawaslu. Ia menemui petugas pemadam kebakaran, petugas kebersihan, dan beberapa pejabat pemda untuk melakukan apel kebersihan di sana. “Saya harap semuanya tuntaskan, pastikan tidak ada sampah, sehingga seluruh warga Jakarta ketika mendatangi Kawasan Thamrin tidak menyaksikan perbedaan antara sekarang dan sebelum aksi massa terjadi,” katanya kepada para petugas kebersihan DKI Jakarta. Dari pantauan tim Asumsi.co, Anies juga ikut bergotong-royong membersihkan jalanan di perempatan gedung Bawaslu.

Kunjungan Anies kemarin dan hari ini seakan memperlihatkan bahwa Jakarta memang masih tenang, damai, dan terkendali, sesuai ucapannya. Diberitakan pula bahwa hingga berita ini diturunkan, aksi massa pada 22 Mei 2019 telah merenggut 8 jiwa dan total 737 orang.

Related Article