AHY Senang Prabowo Gemakan Program Pro Rakyat SBY, Apa Saja?

Ketua Komandan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau yang akrab disapa AHY mengungkapkan kegembiraannya lantaran calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menggaungkan program-program pro rakyat semasa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Prabowo menyampaikan hal itu pada pidato visi-misinya, Senin, 14 Januari 2019. Program apa yang dimaksud? 

"Melalui pidato politik tadi juga saya mewakili keluarga besar Partai Demokrat tentunya merasa senang ketika banyak dari program-program pro rakyat yang dulu pernah dijadikan policy, kebijakan, selama pemerintahan SBY 10 tahun, dari 2004 sampai 2014 yang juga kembali digemakan oleh Pak Prabowo yang insyaallah jadi komitmen beliau jika kelak jadi Presiden Republik Indonesia," kata AHY di Plenary Hall JCC Senayan, Jakarta, Senin, 14 Januari 2019. 

AHY Berharap Visi Misi Prabowo Bisa Diwujudkan

AHY mengungkapkan bahwa pidato Prabowo tersebut sudah mewakili persoalan yang dihadapi oleh masyarakat saat ini karena merupakan hasil dialog langsung dengan elemen masyarakat di berbagai penjuru tanah air. Maka dari itu, AHY pun berharap visi misi yang disampaikan tersebut dapat diwujudkan apabila Prabowo terpilih nanti di Pilpres 2019.

Baca Juga: Mengecek Pidato Prabowo Berdasarkan Fakta, Soal Impor Sampai Utang Negara

"Pidato politik visi-misi Prabowo-Sandi yang sudah kita dengarkan bersama bahwa tentunya beliau mengutarakan berbagai persoalan yang dihadapi oleh rakyat kita hari ini. Itu juga tentunya hasil diskusi dialog pertemuan secara langsung dengan elemen masyarakat di berbagai penjuru Tanah Air," ujarnya.

"Mudah-mudahan dengan slogan baru pasangan Prabowo-Sandi 'Indonesia Menang' benar-benar rakyat Indonesia jadi pemenang di negerinya sendiri. Jangan sampai kita, yang seharusnya sudah semakin menikmati pembangunan untuk semua, ada yang tersisihkan, ada kelompok yang termarginalkan," ucapnya.

AHY pun berharap ikhtiar yang saat ini tengah mereka perjuangkan akan terus bisa dipelihara bukan hanya di tahun politik saja, tetapi juga nanti pada rentang 2019 sampai 2024 dan seterusnya. Dengan begitu, ia juga berharap Indonesia bisa lebih baik di masa mendatang.

Lebih lanjut, terkait kampanye, meski tidak pernah berbarengan, AHY mengatakan ada momentum kebersamaan antara dirinya, Prabowo, Sandiaga, dan SBY. Meski di sisi lain, ia juga sedang berusaha mencari waktu yang tepat supaya bisa kampanye bareng Prabowo-Sandi.

Baca Juga: Makna Lagu Jogja Istimewa yang Dipakai Kampanye Tim Prabowo-Sandi

"Kampanye itu tidak harus selalu dilihat dalam kebersamaan secara fisik. Saya tentunya juga berusaha untuk mencari waktu yang tepat, tetapi bayangkan, saya bisa di barat, Pak Prabowo bisa di timur, Pak SBY di utara, Bang Sandi di selatan tentunya akan bisa menjangkau masyarakat kita secara lebih luas lagi," ucapnya.

Program Apa Saja?

Pada kesempatan itu, AHY memang tak menyampaikan secara detail program pro rakyat SBY apa saja yang bakal diteruskan Prabowo nanti jika terpilih sebagai Presiden RI di Pilpres 2019. Namun, jauh sebelum pidato Prabowo disampaikan semalam, visi misi serta program kerja di masa pemerintahan SBY yang siap digaungkan Prabowo pun sudah dibeberkan.

Adalah Wasekjen Partai Demokrat, Putu Supadma yang pernah menyatakan, visi-misi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 disusun berdasarkan masukan SBY, terutama dalam menyinkronkan pembangunan fisik dan sumber daya manusia (SDM). Hal itu tak lepas lantaran Prabowo menganggap SBY sebagai mentornya.

"Karena kemarin Pak Prabowo bilang mentornya dan God Father-nya itu Pak SBY. Kita lihat program Pak SBY terdahulu sangat banyak, yang menyentuh program-program yang berhubungan dengan peningkatan SDM," kata Putu, di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 28 September 2018.

Selain memang menggaungkan kembali program kerja di era SBY, menurut Putu, penyelarasan tersebut juga sebagai bentuk kritik terhadap pemerintahan Jokowi yang hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik saja. Sementara di sisi lain, visi-misi pasangan Prabowo-Sandi nantinya akan berfokus secara menyeluruh tak hanya membangun infrastruktur saja tetapi juga membangun sumber daya manusia (SDM).

Baca Juga: Usaha Prabowo Subianto Perangi Pemilih Hantu Sejak Pemilu 2009

"Jadi fokus Pak Prabowo secara simultan membangun raga dan membangun SDM dalam segala bidang," kata Putu.    

Putu lebih lanjut, menyatakan, penyelarasan pembangunan SDM dan pembangunan infrastruktur merupakan upaya pemanfaatan bonus demografi yang dimiliki Indonesia. "Anak-anak muda jumlahnya banyak, kalangan produktif besar, nah bonus demografi ini harus kita raih," ujarnya.

Perlu diketahui, di Pilpres 2019, Prabowo-Sandi yang sebelumnya mengusung tema "Empat Pilar Menyejahterakan Indonesia", kini berubah menjadi lima fokus utama. Isi dari lima poin tersebut adalah sebagai berikut:

Fokus Pertama, Ekonomi yang mengutamakan rakyat, adil, makmur, berkualitas, dan berwawasan lingkungan. Fokus Kedua: Peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan sosial. Fokus Ketiga: Keadilan di bidang hukum dan demokrasi berkualitas

Fokus Keempat: Menjadikan negara Indonesia rumah yang aman, nyaman, dan berdaulat bagi seluruh rakyat Indonesia. Fokus Kelima: Penguatan karakter dan kepribadian yang luhur

Related Article